Rabu, 08 Agu 2018 14:32 WIB

Mobil Hybrid Dicoba Jarak Jauh, Ini Hasilnya

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Prius Plug-In Hybrid. Foto: Ruly Kurniawan Prius Plug-In Hybrid. Foto: Ruly Kurniawan
Tangerang - Pemerintah Indonesia mengajak kalangan akademisi untuk melakukan kajian soal mobil ramah lingkungan. Tiga jenis kendaraan pun diuji.

Menurut Agus Purwadi Kepala Program Kendaraan Elektrik Indonesia dari Institut Teknologi Bandung, pihaknya menguji mobil konvensional bermesin bakar, mobil hybrid, dan mobil plug-in hybrid. Pihaknya membandingkan mobil Toyota Corolla, Prius Hybrid, dan Prius Plug-in Hybrid.

Sebelumnya Agus membeberkan data sementara hasil pengujian di kota Bandung. Tapi, pihaknya juga sempat mencoba membawa tiga jenis kendaraan itu untuk penggunaan jarak jauh dari Bandung ke Garut.
Mobil Hybrid Dicoba Jarak Jauh, Ini Hasilnya


Mobil konvensional Corolla diisi lima orang, sementara Prius Hybrid dan Prius Plug-In Hybrid diisi empat orang. Kondisi AC diset menyala dengan suhu kurang lebih 22 derajat celcius. Selama dikendarai, semua mobil diset menggunakan Eco Mode. Kondisi jalan yang dilewati beragam, dari jalan kota, jalan tol, jalur menanjak dan menurun, hingga macet.

Dalam pengujian ini, mobil bermesin bakar menempuh jarak 215,4 km, Prius Hybrid 215,1 km, dan Prius Plug-in Hybrid 203,6 km. Dalam menjangkau jarak itu, mobil Corolla mengonsumsi bahan bakar sebanyak 21,5 liter, Prius Hybrid 10 liter, dan Prius Plug-in Hybrid 6,5 liter.

Konsumsi bahan bakarnya untuk Corolla sekitar 10 km/liter, Prius Hybrid 21,4 km/liter, dan Prius Plug-in Hybrid 31,2 km/liter. Untuk diketahui, Prius Plug-in Hybrid bisa dipakai mode elektriknya. Artinya, mobil ini bisa dijalankan dengan tenaga listrik murninya dengan jarak terbatas. Saat pengujian, jarak tempuh elektriknya mencapai 77,4 km atau 38 persen.



"Antara hybrid dan plug-in hybrid memang tidak terlalu jauh perbedaannya. Artinya, kalau dipakai jarak lebih jauh, Plug-In Hybrid pakai mode hybrid (menggabungkan mesin bakar dan motor listrik) lebih sering (daripada saat penggunaan harian yang rasio penggunaan motor listrik murninya lebih banyak karena saat macet mesin bakar mati-Red)," kata Agus alam acara Gaikindo International Automotive Conference di arena GIIAS 2018 di ICE, BSD, Tangerang, Selasa (7/8/2018) kemarin.

Tapi ini baru hasil sementara. Agus menyebut, pengujian ini belum berakhir dan masih ada lagi data yang harus dikumpulkan.

"Angka dari sampel itu harus ditambahkan (pengujiannya) untuk mendapatkan data besar untuk analisis dan hasil lebih baik," kata Agus.

Mobil-mobil ramah lingkungan itu akan diuji di beberapa kota di antaranya Bandung, Jakarta, Solo hingga Yogyakarta. Beragam jenis jalan hingga suhu lingkungan bakal menjadi medan pengujian.



Cek video Samurai Listrik Mitsubishi 'Membelah' Arena GIIAS 2018 (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed