Selasa, 07 Agu 2018 14:38 WIB

GIIAS 2018: Honda Forza Itu Buat Pemilik Skutik yang Mau Naik Kelas

Dina Rayanti - detikOto
Honda Forza. Foto: Ari Saputra Honda Forza. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Skuter matik (skutik) berukuran bongsor cukup diminati di Indonesia. Honda pun memanfaatkan hal tersebut dengan merilis Forza, skutik bongsor dengan mesin 250cc. Forza memang tidak ditujukan untuk semua kalangan.

Honda menyebut, Forza ini diperuntukkan bagi mereka yang sebelumnya memiliki PCX kemudian menginginkan motor di segmen lebih premium.


"Konsumen Indonesia kalau punya motor suka naik kelas, step up gitu. Misal dari BeAT, ke Scoopy, kemudian ke Vario, naik lagi ke PCX. Nah kami ingin beri pilihan, setelah akustik 150cc, ada skutik 250, nah makanya kami kasih Forza 250 ini," ungkap Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya.

Honda Forza Honda Forza Foto: Ari Saputra


Forza tak sendirian. Sebelum Forza meluncur, Yamaha bahkan telah memiliki Xmax dengan kapasitas mesin yang sama.

"Kita terus terang tidak mikir lawan kompetitor atau apa. Tapi kita yang kita pikirkan bagaimana memberikan yang terbaik ke konsumen. Kalau itu kita berhasil, sales kita tinggi," tambah Executive Vice President Director PT AHM Johannes Loman.


Loman pun menyebut Honda tak mau terburu-buru melokalkan Forza seperti halnya Xmax. Menurutnya, pasar skutik bongsor tidak besar, sehingga jika tak menguntungkan Honda tetap bakal mengimpor Forza dari Thailand.

"Kalau mengenai angka kita mesti hitung ya. Akan lebih murah CBU atau lokalisasi, lokalisasi karena butuh investasi. Kalau jumlah kecil dibagi dari investasi itu bisa lebih mahal daripada kita impor," tutup Loman. (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com