Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Rabu 20 September 2017, 10:28 WIB

Ngebut di Sirkuit Mahal? Mahal Mana Kalau Sudah Kecelakaan?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ngebut di Sirkuit Mahal? Mahal Mana Kalau Sudah Kecelakaan? Cornering di jalan raya membahayakan diri sendiri dan orang lain (Foto: dok. Instagram @irsan56)
Jakarta - Saat ini banyak pemotor yang punya hobi ngebut. Sayangnya, mereka ngebut bukan di tempat yang tepat.

Mereka ngebut di jalan raya yang banyak pengguna jalan lain di sana. Padahal, jika ingin ngebut sebaiknya dilakukan di lingkungan tertutup, seperti sirkuit.

Baru-baru ini terjadi kecelakaan yang diakibatkan seorang pemotor yang menikung ala pebalap MotoGP atau cornering di jalan raya. Pemotor itu jatuh saat cornering dan seperti domino yang dirobohkan, motor yang jatuh itu menumbangkan motor-motor lain di sekitarnya.

Cornering seakan menjadi hobi banyak pemotor. Tak sedikit pencinta motor yang melakukan hobi itu di jalan raya. Entah apa alasannya menyalurkan kesukaannya di jalan raya yang mengancam keselamatannya dan orang lain. Mungkin karena menyewa sirkuit harganya terlalu mahal?

"Sirkuit mahal katanya, mahal mana setelah kecelakaan? Yang jelas pasti itu ilegal," kata Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu kepada detikOto.

"Kalau mau legal silakan di sirkuit, dia akan mendapat kepuasan, dia akan mendapat penghargaan di sirkuit. Kalau mau mendapatkan reward, penghargaan, orang bilang dia hebat, bisa menang, dapat hadiah, dapat pujian, dapat publikasi, menjadi kebanggaan bagi orang tua atau siapa pun yang mengenal, ya lakukan di sirkuit," ucap Jusri. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +