Tapi ternyata kemacetan tersebut ada hikmahnya. Berkat kemacetan itu, aksi terorisme berhasil digagalkan. Berdasarkan laporan dari harian lokal setempat, Deccan Herald, yang dilansir Drivespark, Senin (3/4/2017), Bangaluru menjadi kota pertama berkat kemacetannya berhasil menggagalkan aksi teroris.
Dalam laporan tersebut juga dikatakan, pria bernama Habib Mia ditangkap di Tripura dan dibawa ke Bangaluru pada pekan lalu. Ia mengatakan kepada polisi bahwa teroris yang menyerang IISC pada 28 Desember 2005 juga berencana untuk menyerang tempat lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teroris itu juga berencana untuk menyerang sebuah acara di PES Institute of Technology, karena mereka tak bisa menemukan jalan pintas.
Lalu lintas di Bangaluru dalam fase yang parah dari tahun ke tahunnya. Populasi kendaraan di sana tumbuh tak terkontrol.
10 tahun terakhir pertumbuhan lalu lintas disana cukup signifikan. Misalnya saja pada tahun 2006 hanya ada sekitar 280.000 unit kendaraan, di 2016 meningkat lebih dari 100 persen hingga 660.000 unit. (dry/lth)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun