Merek mobil listrik premium asal China, Zeekr, hadir lagi di Indonesia melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Sebelumnya Zeekr pernah hadir di Tanah Air pada 2024. Namun setelah diperkenalkan di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024, Zeekr tiba-tiba tak jadi berbisnis di Indonesia. Apa sebabnya?
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menjelaskan, saat itu strategi Zeekr adalah menjual mobil dalam bentuk impor utuh alias CBU. Karena diimpor utuh, harga Zeekr tidak kompetitif. Model Zeekr 009 pada saat itu dijual dengan harga indikatif antara Rp 2,25 - 2,7 milyar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih karena strategi pada saat itu masih menawarkan mobil dalam bentuk CBU utuh. Di mana (impor) CBU utuh kita tahu bea masuk dari China ke Indonesia kan 50 persen, sehingga total pajak yang dibayar sangat besar, membuat harga di negara asalnya (China) sangat kompetitif, di sini (Indonesia) menjadi tidak kompetitif," ungkap Herlijoso di arena IIMS 2026, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
"Itu mungkin salah satu alasan kenapa waktu itu, boleh dibilang, belum bisa mendapatkan atensi yang diharapkan, walaupun pada saat itu banyak juga kustomer, yang sudah melakukan pemesanan. Dan waktu itu belum (di bawah Geely) masih under distributor yang lain," sambung Herlijoso.
Sebagai informasi, pada saat meluncur di GJAW 2024 merek Zeekr dibawa oleh PT Premium Auto Prima. Saat itu ada dua model yang dibawa, Zeekr X dan Zeekr 009. Zeekr X ditawarkan dengan harga indikatif antara Rp 1,1 - 1,3 milyar. Sementara buat model Zeekr 009 ditawarkan dengan harga indikatif antara Rp 2,25 - 2,7 milyar.
Sementara ketika dibawa oleh Geely Auto Indonesia di ajang IIMS 2026, model yang dibawa adalah Zeekr 009 dan Zeekr 7X. Model 009 dibanderol dengan harga estimasi Rp 1,6 miliar, sedangkan model 7X dipasarkan dengan perkiraan harga Rp 1,1 miliar.
(lua/din)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?