Sabtu, 26 Sep 2020 14:31 WIB

Harley-Davidson Masih Ada Kesempatan Bertahan di India

Rizki Pratama - detikOto
Harley-Davidson Rasa Lamborghini Harley-Davidson numpang jualan ke Hero MotorCorp. Foto: Thunderbike
Jakarta -

Harley-Davidson sudah menyatakan diri menyerah di pasar India dan akan gulung tikar bisnisnya di sana. Merek Amerika Serikat juga telah menghentikan produksi motornya di India.

Akan tetapi, Harley-Davidson masih punya kesempatan berjualan di India. Sebab Harley-Davidson hampir menemukan kata sepakat dengan Hero MotorCorp India untuk menjadi distributornya.

"Hero akan menjadi distributor utama Harley di India. Ini akan menjadi kemitraan, aliansi strategis," kata salah satu sumber yang menolak disebutkan namanya seperti dilansir dari Reuters.

Harley-Davidson tak mau lepas begitu saja pasar ini sebab mereka sebenarnya sudah siap memperkenalkan produk baru yang lebih cocok untuk pasar Asia. Seperti diketahui Harley-Davidson sudah siap meluncurkan motor berkapasitas mesin 300-600 cc.

Dalam kesepakatan ini jaringan penjualan Harley-Davidson akan dikendalikan oleh Hero. Harley-Davidson akan meninggalkan 33 dealer di India.

Di India Harley-Davidson sudah memproduksi 4.500 motor. Sistem produksinya adalah Completely Knock Down (CKD) yang mana komponen terpisah dikirim dari AS dan tinggal dipasang di pabrik perakitan di India.

Keputusan Harley untuk menghentikan produksi menambah daftar nama pabrikan motor menyerah di sana. Artinya ini adalah kemunduran bagi pemerintah setempat yang mana telah mengundang perusahaan asing untuk berinnvestasi dan meningkatkan kandugan lokal.

Harley-Davidson yang dikenal dengan sepeda motor touring berat, berjuang di India karena bea masuk yang tinggi. Hal ini sering dikritik oleh Presiden AS Donald Trump.



Simak Video "Aksi Penangkapan Pencuri Harley-Davidson Modus Test Drive di Tangsel"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com