Senin, 29 Apr 2019 10:53 WIB

Kata Anies Usai Jajal Bus Listrik China Calon Transjakarta

Muhammad Fida Ul Haq - detikOto
Anies Baswedan. Foto: Rifkianto Nugroho Anies Baswedan. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Transjakarta telah menandatangani nota kerjasama dengan merek bus listrik asal China BYD dan bus listrik lokal yang nantinya diharapkan bisa menjadi salah satu armadanya. Beberapa unit pun sudah sempat diuji coba di Bali dan tak mengalami masalah apapun.

Pagi ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun mulai menjajal bus listrik Transkjakarta dengan rute Balai Kota ke Bundaran HI. Anies didampingi oleh Dirut Transjakarta Agung Wicaksono, Sekda Pemprov DKI Saefullah dan Plt Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko.


Anies pun cukup antusias saat menjajal Transjakarta listrik untuk pertama kalinya di Jakarta ini.

"Uji coba pertama yang unik kalau jalan nggak ada suaranya," ungkap Anies dikutip dari detiknews, Senin (29/4/2019).

detikcom sendiri pernah menjajal bus listrik China calon Transjakarta dengan tipe BYD C6 pada pameran Busworld South East Asia 2019 Maret lalu.

Layaknya kendaraan listrik pada umumnya, bus BYD C6 ini pun sangat-sangat senyap. Bahkan, detikcom sempat kaget ketika bus ini tiba-tiba berjalan tanpa bising dan suara khas mesin kala di-starter. Untuk informasi, BYD C6 dibekali baterai Iron-phospate kapasitas 135 kWh.

Bicara kenyamanan, calon bus listrik Transjakarta ini rasanya masih cukup nyaman ditumpangi untuk jarak pendek. Sementara untuk jarak yang cukup panjang, sepertinya penumpang harus bisa menahan pegal, karena jujur dimensi kursi cukup terbatas dan legroom kurang memadai.

Memang konsep BYD C6 ditujukan untuk bus angkut jarak pendek. "Bus ini memang cocok untuk feeder (pembantu). Nah kalau yang di dalam (BYD K9) baru untuk bus intracity," ujar Presiden Direktur PT Bakrie Autoparts, Dino A. Ryandi.


Untuk pengisian dayanya sendiri, diklaim bisa rampung dalam waktu 4 jam, dengan output daya sekitar 40 kW. Bicara power, BYD C6 diklaim bisa mengkail tenaga sebesar 241 dk dan torsi 1.500 Nm.

"Bus BYD sudah kami coba di Bali, hampir 1 bulan nggak ada masalah sama sekali," pungkas Dino.

Rencananya bus ini bakal melakoni uji coba hingga enam bulan ke depan. Namun jika kurang memuaskan masa uji coba diperpanjang hingga 12 bulan.



Tonton juga video Anies Jajal Bus Listrik Transjakarta ke Bundaran HI:

[Gambas:Video 20detik]

(dry/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed