"Barang palsu merek Toyota pun tidak hanya diproduksi oleh pembajak lokal saja, tapi juga diimpor dari China, Korea, Taiwan dan Thailand," ujar kuasa hukum Toyota, Justisiari P. Kusumah dalam jumpa pers di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (24/3/2010).
Komponen yang banyak dibajak oleh para pembajak biasanya adalah komponen-komponen fast moving seperti saringan udara (air filter), saringan oli (oil transmission filter) dan kanvas rem yang menggunakan merek Toyota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komponen aspal alias asli atau palsu sangat berbahaya bagi konsumen karena kualitasnya yang rentan dan tidak terjaga.
"Kualitasnya sangat rentan dan berbahaya bagi konsumen," ujarnya.
Tidak hanya itu, banyak beredarnya spare part palsu ini pun banyak merugikan industri komponen tanah air.
Dari US$ 4 miliar atau sekitar Rp 40 triliun perputaran uang di industri komponen yang dicatat oleh Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), angka itu ternyata digerus oleh komponen bajakan yang diprediksi mencapai Rp 721 miliar.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun