detikOto

Dolar Naik, Harga Mobil Kian Mahal

Suhendra - detikOto
Kamis, 22/08/2013 12:52 WIB
Halaman 1 dari 2

Jakarta -Perkasanya nilai tukar dolar terhadap rupiah akan berdampak pada industri yang bahan bakunya bergantung dari impor misalnya industri otomotif. Harga mobil menjadi lebih mahal.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, komponen impor industri mobil seperti mesin, baja ,dan lain-lain sangat tergantung dengan kurs rupiah.

"Harga pasti naik, tapi kita tak bisa naikkan sekaligus, naiknya 2-3 bulan ke depan, mobil itu pasti naik, gandum naik, Indomie, impor daging dan kedelai juga," kata Sofjan, Kamis (22/8/2013)

Menurut Sofjan, kenaikan harga terkait melemahnya rupiah tak bisa dihindari karena biaya bahan baku makin mahal sehingga berdampak pada biaya produksi industri manufaktur.

Selain itu, pelaku usaha juga dipusingkan dengan rencana kenaikan upah buruh tahun depan yang diusulkan naik hingga 50%.

"Kita pusing high cost, lalu buruh juga minta naik upah," katanya.

Dolar AS semakin bergerak tak menentu terhadap rupiah. Mata uang AS tersebut menguat tajam terhadap rupiah pagi ini. Dikutip detikFinance dari Reuters, Kamis (22/8/2013) pada pukul 09.00 WIB, dolar berada di level tertingginya di posisi Rp 11.023.Next

Halaman 1 2
(hen/ddn)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        




Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com