detikOto

'Mudik Itu Pulang Kampung, Bukan Masuk Rumah Sakit'

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Jumat, 19/07/2013 17:32 WIB

Mudik Itu Pulang Kampung, Bukan Masuk Rumah Sakit foto pembaca (Rizky Dian Bareta)
Jakarta -Faktor pengemudi memegang andil besar atas nasib para pengendara saat berlalu lintas jalan. Khusus bagi para pesepeda motor, kondisi letih, dehidrasi, dan mengangkut beban berlebih bisa memicu kecelakaan lalu lintas jalan.

Catatan pemerintah memperlihatkan, pada 2012, korban tewas akibat kecelakaan di jalan rata-rata tiap hari 50-an jiwa. Ironisnya, keterlibatan sepeda motor dalam kecelakaan tersebut sekitar 70% dari total kendaraan yang terlibat kecelakaan.

"Karena itu, Road Safety Association menyerukan agar kewaspadaan dan konsentrasi saat berkendara jangan pernah terganggu. Jangan menggadaikan keselamatan saat berkendara," ujar Ketua Umum RSA Indonesia Edo Rusyanto, dalam siaran pers, Jumat (19/7/2013).

Di bulan puasa ini, menjelang mudik, RSA menggelar aksi damai bertajuk 'Mudik=Pulang Kampung, Bukan Masuk Rumah Sakit' di Masjid Al Munawar Perdatam, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

RSA menurunkan puluhan relawan. Mereka mengajak para pengguna jalan agar memiliki manajemen perjalanan mudik yang aman dan selamat.

"Para relawan membentangkan spanduk dan membagikan flyer berisi pesan keselamatan di jalan," kata Edo.

Selain itu, tambah Lucky Subiakto, sekjen RSA, usai aksi damai, para relawan berkumpul untuk sharing road safety di Masjid Al Munawar, Perdatam, Pancoran, Jakarta Selatan.

Dalam ajang berbagi yang diselingi buka puasa bersama, jelas Lucky, para relawan bertukar pikiran agar bisa saling menjaga keselamatan saat arus mudik dan balik Lebaran.

Pergerakan kendaraan pribadi dan sepeda motor dalam arus mudik kali ini ditaksir bakal meningkat.

Untuk mobil pribadi diprediksi naik 6,17 % menjadi sekitar 1,75 juta mobil. Sedangkan sepeda motor diperkirakan sekitar 3,02 juta kendaraan atau naikk sekitar 8,15% dibandingkan tahun 2012.



(ddn/ddn)

Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Must Read close