detikOto


Gratis! Masyarakat Bisa Tukar Nopol Ganjil Genap

Salmah Muslimah - detikOto
Senin, 04/03/2013 20:39 WIB

Gratis! Masyarakat Bisa Tukar Nopol Ganjil Genap
Jakarta -Pemprov DKI akan menggunakan sistem pembatasan kendaran dengan ganjil genap untuk mengurai macet. Polda Metro siap mendukung pelaksanaan sistem ini dengan cara memberikan fasilitas tukar balik nomor polisi (nopol).

"Dari Polda kita membuat loket khusus untuk membantu warga yang mau ganti nomor," kata Kasubdit Registrasi dan Identifikasi, AKBP Latif Usman kepada wartawan di Polda Metro, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (4/3/2013).

Menurutnya, loket tersebut sudah dibuka sejak Februari lalu. Warga bisa datang dan menyampaikan permohonannya untuk balik nomor.

"Membawa syarat-syaratnya, seperti KTP, BPKB, STNK sama nanti ada cek fisik mobil," ujar Latif.

Latif menambahkan untuk mobil baru, cek fisik biasanya sudah dilakukan langsung di dealer. Namun untuk mobil lama pengecekan akan dilakukan oleh Polda.

Menurutnya, layanan ini diberikan secara cuma-cuma tanpa diminta biaya. Jika ada petugas yang nakal, diharapkan warga bisa langsung lapor.

"Diklarifikasi, lapor saja ke Polda, misalnya dealer mana yang mintain sampaikan saja ke kami," ujarnya.

Latif mengatakan, Polda menyiapkan satu loket disetiap Samsat yang ada di Jakarta. Warga bisa langsung datang ke sana untuk mengurus tukar balik nopol.

"Loketnya ada satu disetiap samsat di Jakarta. Total ada 14 loket," katanya.

Dishub DKI: Sistem Genap-Ganjil Aturan Transisi dari 3 in 1 ke ERP

Pembatasan kendaraan dengan sistem pelat genap-ganjil akan diberlakukan pada Juni 2013. Peraturan ini diterapkan untuk transisi dari three in one kepada Electronic Road Pricing (ERP).

"Three in one digantikan genap-ganjil. Nanti jika ERP sudah jadi, itu solusi finalnya. Jadi genap-ganjil ini kebijakan perantara antara three in one dengan ERP," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono.

Hal itu dikatakan Pris, demikian sapaan akrabnya, usai acara Paparan Masterplan Transportasi Jabodetabek di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2013).

Sementara pihaknya masih mengkaji sistem pelat ganjil-genap dari sisi politik, sosial dan ekonomi sebelum akhirnya benar-benar diuji coba pada Juni 2013.

"Kalau dari kami, kondisi jalan harus baik. Rambu lalu lintas juga. Dan nanti ada stiker mobil. Itu tidak bisa instan. Akhir Juni siap," tegas dia.

Sistem pelat genap-ganjil pada tahap awal akan diberlakukan di kawasan three in one plus Jalan HR Rasuna Said dan Jl Gatot Subroto dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB hari Senin-Jumat.

(ndr/syu)

Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com