detikOto


Konsultasi Mesin Motor Bersama
Andriyanto
Bintang Motor

PT. Bintang Niaga Jaya
Jl. Mayor Oking No.102 Ciriung, Cibinong, Bogor
Telp. 021-8765447
Fax. 021-8765446


Motor Injeksi Tidak Tahan Banjir?

Andriyanto - detikOto
Senin, 28/01/2013 11:06 WIB

Motor Injeksi Tidak Tahan Banjir?
Jakarta -Hallo detikOto, saya niatnya ingin beli motor, tapi masih bingung antara motor yang masih menggunakan karburator atau yang FI (injeksi).

Mau pilih yang karburator katanya boros sedangkan yang injeksi hemat tetapi rentan karena di Jabodetabek banyak daerah banjir.

Yang saya mau tanyakan sebenarnya motor injeksi kedap terhadap air atau tidak?

Bila tidak, bagaimana tipsnya agar kedap terhadap air?
dan bila sedang ada masalah alias mogok di saat banjir. apa yang harus rider lakukan?

Terima kasih
Febriyanto
Jakarta

Jawaban:
Halo mas Febriyanto, salam detikOto. Saya akan coba menjawab pertayaan Anda,

Pada umumnya, sepeda motor baik tipe karburator ataupun tipe injeksi sudah dipersiapkan untuk menghadapi kondisi apapun termasuk banjir, dan itupun tergantung pada ketinggian dari banjir tersebut.

Kalau saya sarankan tentu motor sport yang lebih tahan terhadap banjir dibanding dengan motor bebek, perbedaannya terletak pada ketinggian posisi knalpot, tentu lebih tinggi knalpot lebih aman terhadap banjir.

Tapi pada kondisi tertentu, bisa saja mesin tiba-tiba mati pada saat sepeda motor menerjang banjir, terutama jika melewati arus air yang tingginya melebihi tinggi knalpot, dikarenakan proses pembuangan gas hasil pembakaran tersumbat dan tidak bisa keluar.

Adapun hal-hal yag perlu diperhatikan jika menghadapi banjir adalah sebagai berikut:

1. Jika motor masih menyala pada kondisi knalpot terendam air, maka posisikan pada gigi-1 dan pastikan putaran mesin tinggi agar tenaga buang lebih kuat, jadi walaupun air berusaha masuk ke dalam knalpot, masih bisa bekerja karena tendangan gas buang yang cukup besar, sehingga mesin tetap menyala.

2. Jika ketinggian air sudah lebih dari setengah tinggi sepeda motor (filter udara dan knalpot sudah terendam air) maka kemungkinan mesin akan mati, hal ini tidak bisa dihindari, lebih baik berhenti pada posisi tanah yang tinggi dan jangan nekat menerjang air, kalau nekat bisa mengakibatkan korslet pada sistem kelistrikan yang mengakibatkan komponen-komponen kelistrikan rusak.

3. Setelah banjir sudah mulai reda, usahakan jangan langsung menyalakan motor, pastikan semua bagian motor dalam keadaan kering, baru dicoba dinyalakan, tetapi jika mengalami kesulitan sebaiknya jangan dipaksakan dan bawa saja ke bengkel kepercayaan Anda agar diperiksa secara total, untuk menghindari adanya kerusakan pada sistem kelistrikan maupun mesin.

Tapi untuk cara yang paling aman, daripada berspekulasi mau menerjang banjir, kalo banjirnya sudah membesar dan ada kemungkinan mesin sepeda motor terendam, lebih baik hindari dan memutar arah mencari jalan yang lebih aman.

Demikian jawaban dari kami, semoga dapat menambah wawasan.
Terima kasih

Andriyanto-Bintang Motor

(ddn/ddn)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Must Read close