- STNK sementara | Aksesoris | Inovasi | LCGC | Versus | Mobil tercepat | Mobil terlaris |
-
Senin, 20/05/2013 16:59 WIB Si Cantik Mio Didesain Wanita Indonesia dan Jepang
-
Senin, 20/05/2013 12:47 WIB CEO Suzuki: Motor Kami dalam Jalan Buntu
-
Senin, 20/05/2013 10:36 WIB Bus Listrik LIPI Mulai Layani Warga Yogya
-
Senin, 20/05/2013 09:54 WIB Aturan Mobil Murah Setelah BBM Dinaikkan?
-
Minggu, 19/05/2013 12:05 WIB Polisi: Kita Takkan Biarkan Ada Geng Motor di Jalan
-
Minggu, 19/05/2013 11:56 WIB Ketua IMI: Pengguna Harley di Indonesia Bukan Geng Motor
Jangan Menerjang Banjir, Asuransi Kendaraan Bisa Gugur
Kamis, 17/01/2013 11:18 WIB
Jakarta - Otolovers yang tengah berkendara dan berjuang melawan banjir sebaiknya jangan memaksakan diri menerjang banjir. Jika kendaraan rusak karena menerjang banjir, kita tidak bisa mengklaim ke pihak asuransi.
"Kalau banjir jangan dipaksakan karena bisa gugur, kan anda udah tahu dilarang masuk (banjir), jadi jangan menerjang. Pertama itu pengaruh ke polis asuransi, kedua tidak safety untuk mobil," begitu terang Marketing Communication & Public Relations Head PT Asuransi Astra Buana Laurentius Iwan Pranoto kepada detikOto, Kamis (17/1/2013).
Iwan menerangkan menerjang banjir sama seperti halnya kita memasuki jalanan tertutup atau terlarang. "Itu ada rambu-rambunya di polis asuransi, jadi sebaiknya kalau banjir jangan lewat situ juga," ujarnya.
Namun jika mobil yang disimpan di garasi rumah dan terendam banjir, asuransi akan memberikan ganti. "Prosedurnya sama saja, tinggal lapor, klaim, nanti disurvei," ujarnya.
Iwan pun menyarankan, pemilik kendaraan untuk segera mengecek polis asuransi mereka, apakah perlindungan terhadap bencana alam sudah termasuk dalam polis.
"Masyarakat sering menganggap kalau sudah memiliki asuransi all risk, banjir akan dicover, padahal belum tentu. Tolong polisnya dicek adanya coverage untuk itu (banjir)," ujarnya.
Perlindungan terhadap banjir biasanya merupakan perluasan asuransi. Tambahan premi yang harus dibayar biasanya mencapai 0,3 persen dari harga kendaraan.
"Itu yang seharusnya diperhatikan konsumen, ada jaminan," ujarnya.
Garda Oto sendiri, jika ada konsumennya yang terkena banjir, mereka bisa memberikan bantuan untuk mengevakuasi, namun jika konsumen tidak memiliki perluasan asuransi untuk banjir, maka mobil mereka tidak bisa diklaim.
"Karena tidak ada perluasan, jadi makanya tolong yang punya polis, jangan percaya all risk, lihat ada tidak perluasan terhadap banjir, topan badai," ujarnya.
(ddn/ddn)
"Kalau banjir jangan dipaksakan karena bisa gugur, kan anda udah tahu dilarang masuk (banjir), jadi jangan menerjang. Pertama itu pengaruh ke polis asuransi, kedua tidak safety untuk mobil," begitu terang Marketing Communication & Public Relations Head PT Asuransi Astra Buana Laurentius Iwan Pranoto kepada detikOto, Kamis (17/1/2013).
Iwan menerangkan menerjang banjir sama seperti halnya kita memasuki jalanan tertutup atau terlarang. "Itu ada rambu-rambunya di polis asuransi, jadi sebaiknya kalau banjir jangan lewat situ juga," ujarnya.
Namun jika mobil yang disimpan di garasi rumah dan terendam banjir, asuransi akan memberikan ganti. "Prosedurnya sama saja, tinggal lapor, klaim, nanti disurvei," ujarnya.
Iwan pun menyarankan, pemilik kendaraan untuk segera mengecek polis asuransi mereka, apakah perlindungan terhadap bencana alam sudah termasuk dalam polis.
"Masyarakat sering menganggap kalau sudah memiliki asuransi all risk, banjir akan dicover, padahal belum tentu. Tolong polisnya dicek adanya coverage untuk itu (banjir)," ujarnya.
Perlindungan terhadap banjir biasanya merupakan perluasan asuransi. Tambahan premi yang harus dibayar biasanya mencapai 0,3 persen dari harga kendaraan.
"Itu yang seharusnya diperhatikan konsumen, ada jaminan," ujarnya.
Garda Oto sendiri, jika ada konsumennya yang terkena banjir, mereka bisa memberikan bantuan untuk mengevakuasi, namun jika konsumen tidak memiliki perluasan asuransi untuk banjir, maka mobil mereka tidak bisa diklaim.
"Karena tidak ada perluasan, jadi makanya tolong yang punya polis, jangan percaya all risk, lihat ada tidak perluasan terhadap banjir, topan badai," ujarnya.
(ddn/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
4 Bulan, Hampir 2 Juta Mobil VW Terjual
0 share this.Kepolisian Restui Turing Motor Cincin Api
0 share this.Hyundai Siapkan Lawan Avanza dan Ertiga
0 share this.Yamaha Siap Pasang Motif Khas Indonesia di Motor Selain Fino
0 share this.Motor Batik Yamaha Fino
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
-
Senin, 20/05/2013 22:09
4 Bulan, Hampir 2 Juta Mobil VW Terjual
-
Senin, 20/05/2013 21:57
Kepolisian Restui Turing Motor Cincin Api
-
Senin, 20/05/2013 19:22
Hyundai Siapkan Lawan Avanza dan Ertiga
-
Senin, 20/05/2013 19:03
Yamaha Siap Pasang Motif Khas Indonesia di Motor Selain Fino
-
Senin, 20/05/2013 18:56
Foto Oto
Motor Batik Yamaha Fino
-
Senin, 20/05/2013 22:04 WIB
4 Bulan, Hampir 2 Juta Mobil VW Terjual
-
Senin, 20/05/2013 21:57 WIB
Kepolisian Restui Turing Motor Cincin Api
-
Senin, 20/05/2013 19:22 WIB
Hyundai Siapkan Lawan Avanza dan Ertiga
-
Senin, 20/05/2013 19:03 WIB
Yamaha Siap Pasang Motif Khas Indonesia di Motor Selain Fino
-
Senin, 20/05/2013 18:48 WIB
Soal Mobil Murah, Suzuki: Mari Kita Sama-sama Berdoa
-
Senin, 20/05/2013 18:00 WIB
Yamaha Mio, 10 Tahun, 7 Juta
-
Senin, 20/05/2013 18:56 WIB
Foto Oto
Motor Batik Yamaha Fino
-
55 Komentar
-
26 Komentar
-
15 Komentar
-
15 Komentar
-
14 Komentar
-
13 Komentar
-
12 Komentar
-
Senin, 20/05/2013 12:47 WIB
CEO Suzuki: Motor Kami dalam Jalan Buntu
-
Jumat, 20/05/2013 12:47 WIB
Kembali ke F1, Honda Ingin Cicipi Kejayaan Lagi
-
Kamis, 20/05/2013 12:47 WIB
Nissan Ingin Jadi Merek Jepang Nomor 1 di Eropa
Must Read close
-
Jumat, 17/05/2013 17:41 WIB
Motor Honda 90% Komponennya Lokal
-
Jumat, 17/05/2013 17:24 WIB
Kenapa Suzuki Ertiga GA Tak Pakai Double Blower dan Matik?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








