detikOto

Danet Sedih Melihat Tucuxi Hancur

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Sabtu, 12/01/2013 23:56 WIB
Halaman 1 dari 2

Tucuxi kecelakaan
Jakarta -Pembuat mobil mana yang tidak sedih melihat hasil karyanya rusak karena mengalami tabrakan. Itu yang dirasakan pencipta Tucuxi, Danet Suryatama.

"Kami prihatin sekali menyaksikan nasib dan bentuk Tucuxi saat ini. Selama pembuatan Tucuxi, saya pernah tertidur di dalamnya karena kecapekan, serta makan dan salat di dekatnya," ujarnya dalam pernyataan yang dikirimkan ke detikOto, Sabtu (12/1/2013) malam.

Awalnya, seperti halnya Menteri BUMN Dahlan Iskan, Danet ingin Indonesia tidak ketinggalan dari negera lain dalam pengembangan mobil listrik.

"Memang tak semua parts dari Tucuxi adalah parts yang canggih, akan tetapi integrasi berbagai parts tersebut ke dalam suatu mobil alhamdulillah menghasilkan mobil yang cukup handal dan mampu melindungi penumpang dan baterai ketika tabrakan serta menghasilkan mobil listrik yang mampu berlari kencang," ujarnya.

Mobil dan handal ini dikembangkan untuk menunjukkan kepada publik, kalau bangsa Indonesia mampu melakukan rekayasa teknologi yang sulit dan kompleks sebelum nantinya membangun mobil listrik yang lebih terjangkau bagi masyarakat atau transportasi publik.

Mengerjakan mobil listrik secanggih Tucuxi membuat Danet rela melepaskan karir dan gajinya di AS.

"Saya rela melakukannya karena inilah janji saya ketika pulang ke Indonesia (setelah kedua kalinya) untuk membawa teknologi yang saya ketahui bagi kepentingan masyarakat dan kemajuan Indonesia. Inilah cerita sedih
mobil listrik Tucuxi; penciptanya disingkirkan setelah mobil jadi, teknologinya dibongkar, mobilnya hancur luarnya," ujarnya.Next

Halaman 1 2
(ddn/ddn)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        




Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Must Read close