- STNK sementara | Aksesoris | Inovasi | LCGC | Versus | Mobil tercepat | Mobil terlaris |
-
Selasa, 21/05/2013 16:37 WIB Livina X-Gear Kini Punya Kapasitas 7 Penumpang
-
Selasa, 21/05/2013 15:47 WIB Mengendarai Mobil Teririt di Dunia, VW XL1
-
Selasa, 21/05/2013 12:43 WIB Mengintip 4 Jagoan Moge Yamaha
-
Selasa, 21/05/2013 10:31 WIB Helen: 'Passion Saya di Mobil Sport
-
Selasa, 21/05/2013 09:26 WIB Masuk RI, Toyota Etios Sedan Jadi Taksi
-
Senin, 20/05/2013 16:59 WIB Si Cantik Mio Didesain Wanita Indonesia dan Jepang
Tantangan Mobil BBG di Mata Pertamina
Senin, 24/09/2012 14:07 WIB
Vigas di SPBU
Jakarta - Niat pemerintah untuk melakukan konversi BBM ke BBG nampaknya sudah
cukup kuat. Segala persiapan dilakukan. Meski begitu, Pertamina mengakui ada beberapa hal yang menjadi tantangan untuk menyukseskan program tersebut.
Gas Director PT Pertamina (Persero) Hari Karyuliarto menjelaskan kalau Pertamina siap mendukung pemerintah untuk menyukseskan program konversi BBM ke BBG yang diinginkan pemerintah.
Pertamina mengatakan kalau target 72 persen angkutan umum akan menggunakan BBG jenis Compressed Natural Gas (CNG) di akhir tahun 2014 nanti.
Untuk mencapai target tersebut, Pertamina menurut Hari akan membangun 5 depo gas, 9 stasiun pengisian gas, 14 SPBG dengan pipa gas, 5 mobile refueling statios (MRS) dan berbagai infrastruktur lainnya.
"Untuk itu pemerintah siap mengucurkan Rp 2,1 triliun untuk pembangunan infrastruktur," ujarnya di seminar the 7th Indonesia International Automotive Conference di IIMS, JI Expo Kemayoran, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Lebih dari itu, Pertamina menurut Hari juga menyiapkan 14.200 buah konverter kit.
Tapi, ada berbagai tantangan yang harus diperbaiki untuk mencapai tujuan tersebut. Hari menuturkan ada berbagai hal yang harus segera dibenahi seperti kualitas gas hingga sosialisasi mengenai regulasi dan aspek keamanan ketika berurusan dengan gas.
"Masalah distribusi gas juga harus segera diperhatikan," tambahnya.
Urusan harga juga menjadi titik krusial selanjutnya setelah aspek teknis tadi. Sebab, tanpa bantuan pemerintah, harga gas yang saat ini berada di angka Rp 3.100 tidaklah dianggap menarik bila harga premium yang merupakan bahan bakar minyak yang disubsidi masih Rp 4.500.
"Perbedaannya kecil. Ini membuat gas jadi tidak kompetitif," tuntasnya.
Faktor lain yang mungkin mengganggu adalah kenyataan bahwa gas adalah sebuah sumber daya yang tidak terbarukan. Ongkos operasional tangki CNG juga termasuk besar di samping tidak sepenuhnya gas didaya-gunakan oleh industri manufakturing yang ada di Indonesia.
(syu/ddn)
cukup kuat. Segala persiapan dilakukan. Meski begitu, Pertamina mengakui ada beberapa hal yang menjadi tantangan untuk menyukseskan program tersebut.
Gas Director PT Pertamina (Persero) Hari Karyuliarto menjelaskan kalau Pertamina siap mendukung pemerintah untuk menyukseskan program konversi BBM ke BBG yang diinginkan pemerintah.
Pertamina mengatakan kalau target 72 persen angkutan umum akan menggunakan BBG jenis Compressed Natural Gas (CNG) di akhir tahun 2014 nanti.
Untuk mencapai target tersebut, Pertamina menurut Hari akan membangun 5 depo gas, 9 stasiun pengisian gas, 14 SPBG dengan pipa gas, 5 mobile refueling statios (MRS) dan berbagai infrastruktur lainnya.
"Untuk itu pemerintah siap mengucurkan Rp 2,1 triliun untuk pembangunan infrastruktur," ujarnya di seminar the 7th Indonesia International Automotive Conference di IIMS, JI Expo Kemayoran, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Lebih dari itu, Pertamina menurut Hari juga menyiapkan 14.200 buah konverter kit.
Tapi, ada berbagai tantangan yang harus diperbaiki untuk mencapai tujuan tersebut. Hari menuturkan ada berbagai hal yang harus segera dibenahi seperti kualitas gas hingga sosialisasi mengenai regulasi dan aspek keamanan ketika berurusan dengan gas.
"Masalah distribusi gas juga harus segera diperhatikan," tambahnya.
Urusan harga juga menjadi titik krusial selanjutnya setelah aspek teknis tadi. Sebab, tanpa bantuan pemerintah, harga gas yang saat ini berada di angka Rp 3.100 tidaklah dianggap menarik bila harga premium yang merupakan bahan bakar minyak yang disubsidi masih Rp 4.500.
"Perbedaannya kecil. Ini membuat gas jadi tidak kompetitif," tuntasnya.
Faktor lain yang mungkin mengganggu adalah kenyataan bahwa gas adalah sebuah sumber daya yang tidak terbarukan. Ongkos operasional tangki CNG juga termasuk besar di samping tidak sepenuhnya gas didaya-gunakan oleh industri manufakturing yang ada di Indonesia.
(syu/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Mobil Tercepat Dunia Berpatroli di Dubai
242 share this.UGM Ubah Sampah Plastik Jadi Solar
239 share this.Nissan Grand Livina Anyar Pakai Mesin Baru
199 share this.Yamaha: Motor Sport 250 cc Ibarat Bayi yang Hendak Berlari
143 share this.Yamaha: Jangan Sampai Terseret Geng Motor
137 share this.
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
-
Selasa, 21/05/2013 20:35
Tahun Ini Datsun Gebrak Indonesia
-
Selasa, 21/05/2013 20:22
Chevrolet Adopsi Nissan Evalia
-
Selasa, 21/05/2013 20:02
Foto Oto
Grand Livina, Wajah Baru Mesin Baru
-
Selasa, 21/05/2013 19:59
Harga Nissan Livina Terbaru Naik Rp 5 Jutaan?
-
Selasa, 21/05/2013 18:11
Konsumsi BBM Nissan Livina Anyar 1 Liter untuk 25,5 Km
-
Selasa, 21/05/2013 19:56 WIB
Harga Nissan Livina Terbaru Naik Rp 5 Jutaan?
-
Selasa, 21/05/2013 18:11 WIB
Konsumsi BBM Nissan Livina Anyar 1 Liter untuk 25,5 Km
-
Selasa, 21/05/2013 20:02 WIB
Foto Oto
Grand Livina, Wajah Baru Mesin Baru
-
Selasa, 21/05/2013 20:13 WIB
Chevrolet Adopsi Nissan Evalia
-
Selasa, 21/05/2013 17:50 WIB
Ini Cara Mengubah Sampah Plastik Menjadi BBM
-
Selasa, 21/05/2013 17:30 WIB
Ototes
Seberapa Nyaman Daihatsu Xenia?
-
Selasa, 21/05/2013 16:37 WIB
Livina X-Gear Kini Punya Kapasitas 7 Penumpang
-
61 Komentar
-
15 Komentar
-
15 Komentar
-
14 Komentar
-
13 Komentar
-
13 Komentar
-
11 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 15:38 WIB
Mengendarai Mobil Teririt di Dunia, VW XL1
-
Senin, 21/05/2013 15:38 WIB
CEO Suzuki: Motor Kami dalam Jalan Buntu
-
Jumat, 21/05/2013 15:38 WIB
Kembali ke F1, Honda Ingin Cicipi Kejayaan Lagi
Must Read close
-
Senin, 20/05/2013 09:54 WIB
Aturan Mobil Murah Setelah BBM Dinaikkan?
-
Minggu, 19/05/2013 12:05 WIB
Polisi: Kita Takkan Biarkan Ada Geng Motor di Jalan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






_4.gif)


