- STNK sementara | Aksesoris | Inovasi | LCGC | Versus | Mobil tercepat | Mobil terlaris |
-
Jumat, 17/05/2013 17:41 WIB Motor Honda 90% Komponennya Lokal
-
Jumat, 17/05/2013 17:24 WIB Kenapa Suzuki Ertiga GA Tak Pakai Double Blower dan Matik?
-
Jumat, 17/05/2013 14:36 WIB Ini Dia Deretan Mobil David Beckham
-
Jumat, 17/05/2013 09:14 WIB Ini Wujud Asli STNK Sementara
-
Jumat, 17/05/2013 08:52 WIB Perilaku Ini Harus Dihindari Pengguna Pengguna Motor Matik
-
Jumat, 17/05/2013 08:39 WIB Pria Suka Bersihkan Bagian Luar Mobil, Wanita Bagian Dalam
Kecepatan Rata-rata Kendaraan di Jakarta Hanya 10 Km/Jam
Kamis, 28/06/2012 11:59 WIB
Lalu Lintas Jakarta
Jakarta - Jakarta memang kota macet. Gurita kemacetan pun tidak lagi mengenal ruas jalan dan jam. Bahkan Kementerian Perhubungan pun mengakui kalau kecepatan rata-rata kendaraan di ibukota hanya lah 10-20 km/jam. Pekerjaan rumah yang bisa diselesaikan calon gubernur?
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso menjelaskan kalau pertumbuhan kendaraan sudah dalam batas akut.
Berdasarkan penelitian ADB di 2006 bahkan diperkirakan kalau akan ada pertumbuhan kendaraan dua kali lipat antara tahun 2010 silam sampai 2035 mendatang sementara pertumbuhan jalan kurang dari 1 persen saja.
"Tingginya tingkat penggunaan kendaraan pribadi mengakibatkan kemacetan lalu lintas," ujarnya dalam seminar Intellegent Transport System di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (28/6/2012).
Sementara itu, dari 33 provinsi dengan 497 kabupaten atau kota yang ada di Indonesia, Jakarta adalah kota yang paling lambat pergerakkan kendaraan di jalan. Hanya rata-rata 10-20 km/jam mobil bisa berjalan di jalanan Jakarta.
Dari data Suroyo yang disajikan, Jakarta menempati urutan teratas wilayah paling macet di Indonesia. Jakarta membuat kawasan Jabodetabek memiliki kecepatan rata-rata laju kendaraan di jalanan hanya 19 km/jam.
(syu/ddn)
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso menjelaskan kalau pertumbuhan kendaraan sudah dalam batas akut.
Berdasarkan penelitian ADB di 2006 bahkan diperkirakan kalau akan ada pertumbuhan kendaraan dua kali lipat antara tahun 2010 silam sampai 2035 mendatang sementara pertumbuhan jalan kurang dari 1 persen saja.
"Tingginya tingkat penggunaan kendaraan pribadi mengakibatkan kemacetan lalu lintas," ujarnya dalam seminar Intellegent Transport System di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (28/6/2012).
Sementara itu, dari 33 provinsi dengan 497 kabupaten atau kota yang ada di Indonesia, Jakarta adalah kota yang paling lambat pergerakkan kendaraan di jalan. Hanya rata-rata 10-20 km/jam mobil bisa berjalan di jalanan Jakarta.
Dari data Suroyo yang disajikan, Jakarta menempati urutan teratas wilayah paling macet di Indonesia. Jakarta membuat kawasan Jabodetabek memiliki kecepatan rata-rata laju kendaraan di jalanan hanya 19 km/jam.
(syu/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
-
Sabtu, 18/05/2013 17:14
Aston Martin Rapide Berenang di China
-
Sabtu, 18/05/2013 16:02
Toyota Hilux Jadi Kendaraan Operasional Airport di London
-
Sabtu, 18/05/2013 15:03
Ini Wajah Peugeot 308 Hatchback Terbaru
-
Sabtu, 18/05/2013 14:06
Mungkinkan Mobil dengan Autopilot Kena Hack?
-
Sabtu, 18/05/2013 13:35
Foto Oto
Suzuki Luncurkan Ertiga Matik
-
Sabtu, 18/05/2013 13:11 WIB
Aduh, Ajak Mama Kebut-kebutan Toyota Supra Ini Dijual
-
Sabtu, 18/05/2013 12:28 WIB
Penjualan Honda Brio Nukik Tajam di April
-
Sabtu, 18/05/2013 17:15 WIB
Aston Martin Rapide Berenang di China
-
Sabtu, 18/05/2013 15:05 WIB
Ini Wajah Peugeot 308 Hatchback Terbaru
-
Sabtu, 18/05/2013 16:02 WIB
Toyota Hilux Jadi Kendaraan Operasional Airport di London
-
Sabtu, 18/05/2013 11:08 WIB
BMW M8 Lahir Sebagai Penerus M1
-
Sabtu, 18/05/2013 14:06 WIB
Mungkinkan Mobil dengan Autopilot Kena Hack?
-
26 Komentar
-
15 Komentar
-
15 Komentar
-
14 Komentar
-
14 Komentar
-
13 Komentar
-
11 Komentar
-
Jumat, 17/05/2013 12:59 WIB
Kembali ke F1, Honda Ingin Cicipi Kejayaan Lagi
-
Kamis, 17/05/2013 12:59 WIB
Nissan Ingin Jadi Merek Jepang Nomor 1 di Eropa
-
Rabu, 17/05/2013 12:59 WIB
Cari Alamat, Langsung Bicara Saja Via GPS
Must Read close
-
Kamis, 16/05/2013 13:34 WIB
Ini Sanksi Buat Pengendara yang Main HP di Mobil
-
Kamis, 16/05/2013 11:46 WIB
Hati-hati dengan Wanita Pengendara SUV Hitam!
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








