- Helm SNI Palsu | Pemotor Galak | Aksesoris | Harga BBM Naik | LCGC | Versus | Mobil tercepat | Mobil terlaris |
-
Rabu, 19/06/2013 17:25 WIB Melihat Kemewahan Aston Martin Vanquish Volante
-
Rabu, 19/06/2013 15:08 WIB Gadis Cantik Ini Lawan Penjambret Tasnya
-
Rabu, 19/06/2013 13:12 WIB Mobil Murah Honda Namanya Satya?
-
Rabu, 19/06/2013 11:02 WIB Toyota Vios Anyar Sudah Jadi Taksi
-
Selasa, 18/06/2013 17:16 WIB 'Tanggung, Mending Pakai Pertamax daripada Premium'
-
Selasa, 18/06/2013 16:31 WIB Mobil Bekas Rp 150 Jutaan Bakal Diincar Konsumen
Pengguna Motor Antik Capek Kucing-kucingan dengan Polisi
Minggu, 24/06/2012 15:32 WIB
Motor tua nan antik (ilustrasi)
Yogyakarta - Selama ini motor antik banyak yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Karena itu pengguna motor antik menuntut untuk segera diterbitkannya legalitas motor antik, seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Pecinta motor antik tersebut menuntut hak mereka sebagai warga negara yang mencintai motor antik seperti lazimnya pemilik motor baru.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia Djogja International Classic Bike Show 2012, Lulut Wahyudi, di JEC DIY Yogyakarta.
"Selama ini kita sudah berusaha lobi-lobi ke berbagai instansi. Kita pinginnya sederhana, kita ingin bayar pajak motor. Di negara kita tidak ada regulasi untuk motor antik. Motor kita bukan motor curian. Memang tidak ada yang meng-cover motor klasik. Makanya kita harapkan untuk diberikan tanda kepemilikan yang sah," kata Lulut.
Lulut menegaskan memang banyak motor antik yang didapat dalam bentuk potongan-potongan dan dirakit kembali. Selain itu ada pula hasil rampasan dari tentara Belanda dan Jepang, sehingga tidak diketahui lagi surat-suratnya.
Kondisi itulah membuat komunitas dan klub motor antik merasa mendapat diskriminasi sehingga banyak pengendara motor antik terkena tilang akibat tidak punya kelengkapan surat.
"Karena motor itu rampasan perang dan banyak yang kanibal. Kita dapat mesin dan rangka di suatu tempat. Kita berharap ini bisa disahkan. Dengan adanya legalitas yang sah, motor antik tidak perlu takut untuk keluar di malam minggu, sekarang kalau mau keluar agak ragu. Saat ini masih diburu," keluh Lulut.
Sementara itu Indro Warkop yang juga salah satu pendiri HDCI itu bersama pencinta motor antik lainnya di Yogyakarta berharap pemerintah segera memberi kemudahan bagi pemilik motor antik untuk mengurus surat motor-motor antik.
"Hak kita sebagai warga negara harus dilindungi, hak kita untuk kita punya surat lengkap. Dan kita mau kewajiban kita bayar pajak dan tidak dipersulit," harapnya.
Indro sendiri pernah merasakan bimbangnya membawa motor antik di Jakarta. Dirinya pernah mengendarai motor hasil kanibal. "Saya pernah dapat motor 3 rongsokan dan saya bangun jadi 1 motor. Motor itu tidak ada haramnya. Sebetulnya pemerintah harus tanggap dan kita tidak mau neko-neko. Kami cuma mau legalitas saja sebagai warga negara," tegas Indro.
Hal senada diutarakan Ketua Motor Antik Club Indonesia (MACI), H. Djoko.
Menurut pria gaek ini, pengguna motor antik berurusan dengan petugas polisi di Yogyakarta sudah bosan. Banyak dari mereka dihentikan polisi bahkan dikejar polisi akibat surat-surat tidak lengkap. Alhasil, tak jarang kejar-kejaran terjadi dan yang dirugikan adalah pemilik motor antik.
"Padahal yang harus disalahkan siapa? Itu karena pemerintah tak ingin berikan legalitas untuk motor antik. Saat ini kami terus berusaha agar motor antik dapat surat-surat lengkap," cetusnya.
(ikh/ddn)
Pecinta motor antik tersebut menuntut hak mereka sebagai warga negara yang mencintai motor antik seperti lazimnya pemilik motor baru.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia Djogja International Classic Bike Show 2012, Lulut Wahyudi, di JEC DIY Yogyakarta.
"Selama ini kita sudah berusaha lobi-lobi ke berbagai instansi. Kita pinginnya sederhana, kita ingin bayar pajak motor. Di negara kita tidak ada regulasi untuk motor antik. Motor kita bukan motor curian. Memang tidak ada yang meng-cover motor klasik. Makanya kita harapkan untuk diberikan tanda kepemilikan yang sah," kata Lulut.
Lulut menegaskan memang banyak motor antik yang didapat dalam bentuk potongan-potongan dan dirakit kembali. Selain itu ada pula hasil rampasan dari tentara Belanda dan Jepang, sehingga tidak diketahui lagi surat-suratnya.
Kondisi itulah membuat komunitas dan klub motor antik merasa mendapat diskriminasi sehingga banyak pengendara motor antik terkena tilang akibat tidak punya kelengkapan surat.
"Karena motor itu rampasan perang dan banyak yang kanibal. Kita dapat mesin dan rangka di suatu tempat. Kita berharap ini bisa disahkan. Dengan adanya legalitas yang sah, motor antik tidak perlu takut untuk keluar di malam minggu, sekarang kalau mau keluar agak ragu. Saat ini masih diburu," keluh Lulut.
Sementara itu Indro Warkop yang juga salah satu pendiri HDCI itu bersama pencinta motor antik lainnya di Yogyakarta berharap pemerintah segera memberi kemudahan bagi pemilik motor antik untuk mengurus surat motor-motor antik.
"Hak kita sebagai warga negara harus dilindungi, hak kita untuk kita punya surat lengkap. Dan kita mau kewajiban kita bayar pajak dan tidak dipersulit," harapnya.
Indro sendiri pernah merasakan bimbangnya membawa motor antik di Jakarta. Dirinya pernah mengendarai motor hasil kanibal. "Saya pernah dapat motor 3 rongsokan dan saya bangun jadi 1 motor. Motor itu tidak ada haramnya. Sebetulnya pemerintah harus tanggap dan kita tidak mau neko-neko. Kami cuma mau legalitas saja sebagai warga negara," tegas Indro.
Hal senada diutarakan Ketua Motor Antik Club Indonesia (MACI), H. Djoko.
Menurut pria gaek ini, pengguna motor antik berurusan dengan petugas polisi di Yogyakarta sudah bosan. Banyak dari mereka dihentikan polisi bahkan dikejar polisi akibat surat-surat tidak lengkap. Alhasil, tak jarang kejar-kejaran terjadi dan yang dirugikan adalah pemilik motor antik.
"Padahal yang harus disalahkan siapa? Itu karena pemerintah tak ingin berikan legalitas untuk motor antik. Saat ini kami terus berusaha agar motor antik dapat surat-surat lengkap," cetusnya.
(ikh/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
-
Rabu, 19/06/2013 20:40
Honda RC213V 2014 Bisa Lakukan Debut Tahun Ini
-
Rabu, 19/06/2013 20:15
Jaguar Land Rover Ingin Jual 1 Juta Mobil
-
Rabu, 19/06/2013 20:14
Camry Wamen ESDM Masuk Jalur TransJ
-
Rabu, 19/06/2013 19:20
Porsche Go-Kart Ini Dijual Cuma Rp 8,8 Juta
-
Rabu, 19/06/2013 18:49
Ini Calon CEO Baru General Motors
-
Rabu, 19/06/2013 11:02 WIB
Toyota Vios Anyar Sudah Jadi Taksi
-
Rabu, 19/06/2013 15:08 WIB
Otobabes
Gadis Cantik Ini Lawan Penjambret Tasnya
-
Rabu, 19/06/2013 09:01 WIB
Helm Pemotor Bakal Secanggih Helm Pilot Jet Tempur
-
Rabu, 19/06/2013 09:31 WIB
Honda: Permintaan CB150R dan Verza Luar Biasa
-
Rabu, 19/06/2013 13:12 WIB
LCGC
Mobil Murah Honda Namanya Satya?
-
Rabu, 19/06/2013 19:09 WIB
Porsche Go-Kart Ini Dijual Cuma Rp 8,8 Juta
-
Rabu, 19/06/2013 12:02 WIB
David Beckham Sumbangkan Mobil Mewah Jaguar F-Type
-
98 Komentar
-
41 Komentar
-
35 Komentar
-
24 Komentar
-
21 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 16:31 WIBReview
Mazda MX-5 Pertahankan Misi
-
Rabu, 19/06/2013 16:31 WIB
Flying Super, Sedan Terdahsyat Bentley
-
Selasa, 19/06/2013 16:31 WIB
Mobil Kecil Nissan di Mata Desainer
Must Read close
-
Selasa, 18/06/2013 10:03 WIB
Ini Trik Toyota Percepat Produksi Mobilnya
-
Selasa, 18/06/2013 09:14 WIB
Suzuki Rilis Ertiga BBG, Konsumsi BBG 22,8:1
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_4.gif)

_4.gif)
