- Helm SNI Palsu | Pemotor Galak | Aksesoris | Harga BBM Naik | LCGC | Versus | Mobil tercepat | Mobil terlaris |
-
Selasa, 18/06/2013 10:42 WIB 3 Tips dari Polisi Agar Tak Tertipu Beli Helm SNI Palsu
-
Selasa, 18/06/2013 10:03 WIB Ini Trik Toyota Percepat Produksi Mobilnya
-
Selasa, 18/06/2013 09:14 WIB Suzuki Rilis Ertiga BBG, Konsumsi BBG 22,8:1
-
Senin, 17/06/2013 18:44 WIB Wanita Kaya Ini Beli Mobil Termahal di Singapura
-
Senin, 17/06/2013 16:25 WIB Ini Trik Curang Produsen Helm Nakal
-
Senin, 17/06/2013 11:09 WIB Waduh, SPG Pameran Mobil Ini Seksinya Keterlaluan
Touring Tertib Lalu Lintas ala Komunitas Proton
Rabu, 20/06/2012 11:56 WIB
Kuala Lumpur - Touring mungkin tidak asing bagi komunitas motor maupun mobil. Tetapi jarang ada komunitas yang bisa tertib berlalu lintas saat touring.
Hal ini diperlihatkan Komunitas Proton Malaysia pada ajang Proton Ambassadors Escapade 2012, dengan rute Malaysia-Phuket Thailand atau bisa disetarakan dengan rute perjalanan Jakarta-Lombok-Jakarta.
"Ada beberapa yang harus diingat para komunitas, salah satunya dengan tidak boleh motong jalan menyalip dan nyusul kendaraan lain, jadi sangat dibutuhkan konsisten dalam satu line up," begitu wanti-wanti Kopral Razaidi, Polis di Raja Malaysia (PDRM) saat berkomunikasi dengan detikOto di sela-sela Proton Ambassadors Escapade 2012.
Omongan Pak Polis ini dipatuhi para peserta. Berdasarkan pandangan detikoto posisi rombongan tidak mengalami perubahan sama sekali.
Meski setiap kendaraan tidak menggunakan nomor punggung, bila ada kendaraan tertinggal maka kendaraan tersebut akan kembali berada dalam line-up yang sama.
"Para rombongon juga boleh melintas dengan maksimal kecepatan mencapai 90km/jam dalam kota, dan bila berada dalam jalan bebas hambatan mencapai 120km/jam," tambah Razaidi.
Line-up rapi dengan tingkat disiplin yang tinggi, klub Proton Malaysia mampu menunjukan sebuah konvoi yang sempurna tanpa membuat jalanan menjadi tersendat atau macet.
"Ada 3 hal yang dipegang para komunitas dalam konvoi kali ini yang menggabungkan 3 klub yang berasal dari beberapa negara (Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand). Yaitu koordinasi, komunikasi, dan emotion. Dan ini berjalan sangat baik sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar,"ucap Head of product Development an Price Robby Prakoso, yang ikut menemani dalam touring kali ini.
Touring ini memakan jarak hingga mencapai kurang lebih 2.500 km dipimpin oleh beberapa polisi yang menggunakan motor besar.
Namun hebatnya para petugas kepolisian ini hanya sesekali menggunakan sirenenya dalam melintasi, hal ini sekaligus menandakan bahwa setiap pengendara sudah sangat tertib dalam berkendara.
Namun para petugas kepolisian Malaysia tidak sendiri, soalnya para petugas juga ditemani oleh team yang menyebut mereka Team Marshal. Team Marshal ini juga direngkut dari salah satu team Proton, Waja Performance Club Malaysia.
Team Marshal yang terdiri 6 kendaraan Waja yang terdiri dari, Control Car, Zero Car, Hot car 1-4 dan Sweeper berperan untuk mengawal setiap perjalanan rute Touring kali ini. detikOto melihat kekompakan dengan disiplin yang tinggi antar Team Marshal membuat perjalanan rute menjadi tertib dan teratur dengan satu komando.
Namun kerjasama antar sesama anggota dengan pihak kepolisian, dilengkapi dengan kondisi jalanan yang baik dan juga pengertian dari setiap pengendara lain selain peserta konvoi.
Tidak berhenti sampai disitu, para komunitas proton di Malaysia mendapatkan penghargaan dari IDDC (Indonesia Defensive Driving Course) yang dengan standar dari Austalia. Berkat ketertiban, kedisiplinan dan sangat menjunjung safety driving dalam Touring kali ini.
(lth/ddn)
Hal ini diperlihatkan Komunitas Proton Malaysia pada ajang Proton Ambassadors Escapade 2012, dengan rute Malaysia-Phuket Thailand atau bisa disetarakan dengan rute perjalanan Jakarta-Lombok-Jakarta.
"Ada beberapa yang harus diingat para komunitas, salah satunya dengan tidak boleh motong jalan menyalip dan nyusul kendaraan lain, jadi sangat dibutuhkan konsisten dalam satu line up," begitu wanti-wanti Kopral Razaidi, Polis di Raja Malaysia (PDRM) saat berkomunikasi dengan detikOto di sela-sela Proton Ambassadors Escapade 2012.
Omongan Pak Polis ini dipatuhi para peserta. Berdasarkan pandangan detikoto posisi rombongan tidak mengalami perubahan sama sekali.
Meski setiap kendaraan tidak menggunakan nomor punggung, bila ada kendaraan tertinggal maka kendaraan tersebut akan kembali berada dalam line-up yang sama.
"Para rombongon juga boleh melintas dengan maksimal kecepatan mencapai 90km/jam dalam kota, dan bila berada dalam jalan bebas hambatan mencapai 120km/jam," tambah Razaidi.
Line-up rapi dengan tingkat disiplin yang tinggi, klub Proton Malaysia mampu menunjukan sebuah konvoi yang sempurna tanpa membuat jalanan menjadi tersendat atau macet.
"Ada 3 hal yang dipegang para komunitas dalam konvoi kali ini yang menggabungkan 3 klub yang berasal dari beberapa negara (Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand). Yaitu koordinasi, komunikasi, dan emotion. Dan ini berjalan sangat baik sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar,"ucap Head of product Development an Price Robby Prakoso, yang ikut menemani dalam touring kali ini.
Touring ini memakan jarak hingga mencapai kurang lebih 2.500 km dipimpin oleh beberapa polisi yang menggunakan motor besar.
Namun hebatnya para petugas kepolisian ini hanya sesekali menggunakan sirenenya dalam melintasi, hal ini sekaligus menandakan bahwa setiap pengendara sudah sangat tertib dalam berkendara.
Namun para petugas kepolisian Malaysia tidak sendiri, soalnya para petugas juga ditemani oleh team yang menyebut mereka Team Marshal. Team Marshal ini juga direngkut dari salah satu team Proton, Waja Performance Club Malaysia.
Team Marshal yang terdiri 6 kendaraan Waja yang terdiri dari, Control Car, Zero Car, Hot car 1-4 dan Sweeper berperan untuk mengawal setiap perjalanan rute Touring kali ini. detikOto melihat kekompakan dengan disiplin yang tinggi antar Team Marshal membuat perjalanan rute menjadi tertib dan teratur dengan satu komando.
Namun kerjasama antar sesama anggota dengan pihak kepolisian, dilengkapi dengan kondisi jalanan yang baik dan juga pengertian dari setiap pengendara lain selain peserta konvoi.
Tidak berhenti sampai disitu, para komunitas proton di Malaysia mendapatkan penghargaan dari IDDC (Indonesia Defensive Driving Course) yang dengan standar dari Austalia. Berkat ketertiban, kedisiplinan dan sangat menjunjung safety driving dalam Touring kali ini.
(lth/ddn)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Honda Gelar Lomba Safety Riding
0 share this.Mazda MX-5 Pecahkan Rekor Dunia
0 share this.Ini Trik Toyota Percepat Produksi Mobilnya
0 share this.Dirugikan Beli Helm SNI Palsu? Lapor Saja ke Polisi
0 share this.Honda Ajak 7 Instruktur Wanita Ikuti Lomba Safety Riding
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
-
Selasa, 18/06/2013 12:03
Safety Riding
Polisi: Setiap 1,5 Hari Ada 1 Korban Kecelakaan
-
Selasa, 18/06/2013 11:53
BBM Makin Mahal, Pengguna Mobil Harus Bijak Berkendara
-
Selasa, 18/06/2013 11:32
Mobil Bakal Kian Mirip Ponsel
-
Selasa, 18/06/2013 11:23
Rolls-Royce Wraith Dilirik Bos-bos Malaysia
-
Selasa, 18/06/2013 11:14
Penyebab Suara Kasar Saat Pindah Gigi di Honda CBR150R
-
Selasa, 18/06/2013 10:42 WIB
3 Tips dari Polisi Agar Tak Tertipu Beli Helm SNI Palsu
-
Selasa, 18/06/2013 11:14 WIB
Penyebab Suara Kasar Saat Pindah Gigi di Honda CBR150R
-
Selasa, 18/06/2013 11:32 WIB
Mobil Bakal Kian Mirip Ponsel
-
Selasa, 18/06/2013 10:03 WIB
Ini Trik Toyota Percepat Produksi Mobilnya
-
Selasa, 18/06/2013 10:13 WIB
Foto Oto
Mazda MX-5 Pecahkan Rekor Dunia
-
Selasa, 18/06/2013 11:53 WIB
BBM Makin Mahal, Pengguna Mobil Harus Bijak Berkendara
-
Selasa, 18/06/2013 11:23 WIB
Rolls-Royce Wraith Dilirik Bos-bos Malaysia
-
98 Komentar
-
40 Komentar
-
22 Komentar
-
21 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
14 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 16:18 WIB
Vuhl 05, Mobil Meksiko Cita Rasa Eropa
-
Jumat, 17/06/2013 16:18 WIB
Volkswagen Golf Generasi Ketujuh
-
Kamis, 17/06/2013 16:18 WIB
Mobil VW Diesel Ini Ingin Pecahkan Rekor Dunia Irit BBM
Must Read close
-
Senin, 17/06/2013 09:04 WIB
Aturan Mobil Murah Mematikan Mobnas
-
Senin, 17/06/2013 08:30 WIB
Motor Keanu Reeves Siap Dijual
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer









_4.gif)
