- Helm SNI Palsu | Pemotor Galak | Aksesoris | Harga BBM Naik | LCGC | Versus | Mobil tercepat | Mobil terlaris |
-
Kamis, 20/06/2013 13:40 WIB Kawasaki Luncurkan Moge Z800
-
Kamis, 20/06/2013 11:59 WIB Mau Ganti Warna Mobil Tanpa Harus Dicat?
-
Rabu, 19/06/2013 17:25 WIB Melihat Kemewahan Aston Martin Vanquish Volante
-
Rabu, 19/06/2013 15:08 WIB Gadis Cantik Ini Lawan Penjambret Tasnya
-
Rabu, 19/06/2013 13:12 WIB Mobil Murah Honda Namanya Satya?
-
Rabu, 19/06/2013 11:02 WIB Toyota Vios Anyar Sudah Jadi Taksi
Porsche 911 Khusus untuk Anak Klub
Kamis, 31/05/2012 20:14 WIB
Jakarta - Produsen otomotif biasanya hanya memberi kado spesial untuk komunitas sebuah acara perayaan. Beda halnya dengan Porsche yang memperingati 60 tahun berdirinya klub mobil Porsche dengan kado yang cukup spesial yakni Porsche 911 edisi khusus.
Mobil yang diberi nama Porsche 911 Club Coupe Special Edition Limited ini tidak hanya sekedar namanya saja yang spesial tapi juga karena kenyataan bahwa Porsche hanya memproduksi edisi ulang tahun komunitasnya ini dalam jumlah yang sangat terbatas yakni hanya 12 unit saja.
Tidak terasa memang kini sudah 60 tahun komunitas pengguna mobil POrsche berdiri di dunia sejak pertama kali berdiri di bulan Mei 1952.
Sebenarnya, mobil yang diproduksi adalah 13 unit. Tapi yang akan dijual hanyalah 12 unit dan itu diundi ke para pemilik Porsche yang menjadi anggota komunitas ini di seluruh dunia.
Jumlah 13 itu sendiri memiliki arti karena berasal dari jumlah anggota Porsche Club yang pertama yakni 13 orang.
Dari tampangnya mobil ini memang terbilang istimewa dengan baluran warna Brewster Green di eksteriornya yang kemudian di sokong oleh pelek SportTechno berukuran 20 inchi.
Kekuatan mobil ini pun sudah diup-grade hingga ke angka 430 hp dengan fitur interior yang luxury.
Harga mobil ini diperkirakan mencapai US$ 175.000 atau sekitar Rp 1,6 miliar. Tapi, mengingat komunitas Porsche kini sudah berjumlah 640 komunitas di 75 negara dengan anggota mencapai 181.000 orang, sang pemilik yang mendapat undian tentu akan menjadi salah satu orang yang beruntung mendapatkannya.
70% mobil porsche masih ada
Disisi lain, meski memiliki performa yang tidak bisa dipandang sebelah mata, Porsche mengatakan bahwa mobil-mobil produksi mereka tetaplah enak untuk digunakan sehari-hari. Benarkah begitu?
Porsche mengatakan kalau mobil mereka adalah perpaduan antara rasionalitas dan kinerja. Porsche mengklaim kalau sekitar 70 persen mobil yang pernah mereka bangun masih ada di jalan.
Dan sebagian besar di antaranya tidak hanya berhasil mempertahankan nilainya, tetapi juga berhasil meningkatkan harganya karena besarnya permintaan.
Di mobil baru, Porsche berhasil membangun keunggulan 911 Carrera setelah 911 Carrera S Coupe dapat mengitari lintasan Nürburgring’s Nordschleife dalam 7:40 menit. Catatan waktu tersebut membuat Porsche ini 14 detik lebih cepat dibandingkan dengan model sebelumnya. Model ini setara dengan 911 GT3 seri sebelumnya – versi jalanan dari mobil balap Cup.
Kemampuan ini dapat ditemukan berkat output mesin yang lebih baik, beban yang lebih ringan, dan geometri chassis-nya. Selain itu, model ini juga dilengkapi dengan sistem berkendara dinamis yang baru dan lebih baik lagi, seperti misalnya Porsche Active Suspension Management (PASM), Porsche Dynamic Chassis Control (PDCC), mesin dinamis dan transmisi, dan Porsche Torque Vectoring (PTV).
Meski begitu, konsumsi bahan bakar mobil Porsche saat ini diklaim jauh lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Semua 911 Carrera diklaim mengkonsumsi kurang dari sepuluh liter bahan bakar per 100 kilometer.
Bila dibandingkan dengan model sebelumnya, konsumsi bahan bakar dan emisi berkurang hingga 16 persen. Panamera juga menjadi model efisiensi di dalam kelasnya – terutama model hybrid.
Pada saat melalui tantangan bahan bakar di peluncuran pers dari model Panamera S, para jurnalis mencapai angka konsumsi bahan bakar rata–rata dalam kondisi lalu lintas sehari – hari kurang dari delapan liter per 100 kilometer – di pegunungan Bavaria.
Panamera S Hybrid muncul sebagai juara dalam arena balap “Tantangan Bibendum” dengan jarak tempuh sekitar 300 kilometer, memimpin terdepan di antara 13 pesaing dengan konsumsi bahan bakar sebanyak 4,5 liter per 100 kilometer. Kategori ini menilai kedua kendaraan dengan mesin diesel konvensional dan mesin bahan bakar sebagai model hybrid dan plug-in hybrid. Posisi kedua ditempati oleh 911 Carrera dengan mesin pembakaran konvensional.
Konsumsi bahan bakar yang sangat rendah dari model Panamera S Hybrid, tidak mengecewakan output sistem 380 hp-nya, ini merupakan kemenangan atas strategi operasi progresif yang saat ini sedang dikembangkan oleh Porsche dan digunakan sebagai elemen praktis untuk bersaing melawan kompetisi. Strategi ini terdiri dari inti dari sistem asistensi ACC InnoDrive masa depan. ACC InnoDrive membantu potensi pengehematan bahan bakar sebanyak sekitar sepuluh persen pada kondisi kehidupan nyata.
Setiap model Porsche dirakit dengan penuh presisi untuk iklim yang berbeda – beda, dimana beberapa model di antaranya bersifat ekstrim, di lebih dari 110 pasar di seluruh dunia dimana kendaraan Porsche ditawarkan di dalam pasar tersebut.
Sebagai contoh di Eropa, interval service 30 kilometer untuk model Panamera merupakan service terbaik di kelasnya dan dalam beberapa kasus, merupakan service yang jauh lebih superior dibandingkan dengan para pesaingnya.
Dalam jangka panjang, berinvestasi pada Porsche pada umumnya menjaga nilai atau mengembangkan nilai investasi. Dua dari tiga Porsche yang pernah dibangung masih ada, dan sebagian dari asalannya adalah karena kendaraan ini memiliki nilai yang semakin tinggi.
(syu/ddn)
Mobil yang diberi nama Porsche 911 Club Coupe Special Edition Limited ini tidak hanya sekedar namanya saja yang spesial tapi juga karena kenyataan bahwa Porsche hanya memproduksi edisi ulang tahun komunitasnya ini dalam jumlah yang sangat terbatas yakni hanya 12 unit saja.
Tidak terasa memang kini sudah 60 tahun komunitas pengguna mobil POrsche berdiri di dunia sejak pertama kali berdiri di bulan Mei 1952.
Sebenarnya, mobil yang diproduksi adalah 13 unit. Tapi yang akan dijual hanyalah 12 unit dan itu diundi ke para pemilik Porsche yang menjadi anggota komunitas ini di seluruh dunia.
Jumlah 13 itu sendiri memiliki arti karena berasal dari jumlah anggota Porsche Club yang pertama yakni 13 orang.
Dari tampangnya mobil ini memang terbilang istimewa dengan baluran warna Brewster Green di eksteriornya yang kemudian di sokong oleh pelek SportTechno berukuran 20 inchi.
Kekuatan mobil ini pun sudah diup-grade hingga ke angka 430 hp dengan fitur interior yang luxury.
Harga mobil ini diperkirakan mencapai US$ 175.000 atau sekitar Rp 1,6 miliar. Tapi, mengingat komunitas Porsche kini sudah berjumlah 640 komunitas di 75 negara dengan anggota mencapai 181.000 orang, sang pemilik yang mendapat undian tentu akan menjadi salah satu orang yang beruntung mendapatkannya.
70% mobil porsche masih ada
Disisi lain, meski memiliki performa yang tidak bisa dipandang sebelah mata, Porsche mengatakan bahwa mobil-mobil produksi mereka tetaplah enak untuk digunakan sehari-hari. Benarkah begitu?
Porsche mengatakan kalau mobil mereka adalah perpaduan antara rasionalitas dan kinerja. Porsche mengklaim kalau sekitar 70 persen mobil yang pernah mereka bangun masih ada di jalan.
Dan sebagian besar di antaranya tidak hanya berhasil mempertahankan nilainya, tetapi juga berhasil meningkatkan harganya karena besarnya permintaan.
Di mobil baru, Porsche berhasil membangun keunggulan 911 Carrera setelah 911 Carrera S Coupe dapat mengitari lintasan Nürburgring’s Nordschleife dalam 7:40 menit. Catatan waktu tersebut membuat Porsche ini 14 detik lebih cepat dibandingkan dengan model sebelumnya. Model ini setara dengan 911 GT3 seri sebelumnya – versi jalanan dari mobil balap Cup.
Kemampuan ini dapat ditemukan berkat output mesin yang lebih baik, beban yang lebih ringan, dan geometri chassis-nya. Selain itu, model ini juga dilengkapi dengan sistem berkendara dinamis yang baru dan lebih baik lagi, seperti misalnya Porsche Active Suspension Management (PASM), Porsche Dynamic Chassis Control (PDCC), mesin dinamis dan transmisi, dan Porsche Torque Vectoring (PTV).
Meski begitu, konsumsi bahan bakar mobil Porsche saat ini diklaim jauh lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Semua 911 Carrera diklaim mengkonsumsi kurang dari sepuluh liter bahan bakar per 100 kilometer.
Bila dibandingkan dengan model sebelumnya, konsumsi bahan bakar dan emisi berkurang hingga 16 persen. Panamera juga menjadi model efisiensi di dalam kelasnya – terutama model hybrid.
Pada saat melalui tantangan bahan bakar di peluncuran pers dari model Panamera S, para jurnalis mencapai angka konsumsi bahan bakar rata–rata dalam kondisi lalu lintas sehari – hari kurang dari delapan liter per 100 kilometer – di pegunungan Bavaria.
Panamera S Hybrid muncul sebagai juara dalam arena balap “Tantangan Bibendum” dengan jarak tempuh sekitar 300 kilometer, memimpin terdepan di antara 13 pesaing dengan konsumsi bahan bakar sebanyak 4,5 liter per 100 kilometer. Kategori ini menilai kedua kendaraan dengan mesin diesel konvensional dan mesin bahan bakar sebagai model hybrid dan plug-in hybrid. Posisi kedua ditempati oleh 911 Carrera dengan mesin pembakaran konvensional.
Konsumsi bahan bakar yang sangat rendah dari model Panamera S Hybrid, tidak mengecewakan output sistem 380 hp-nya, ini merupakan kemenangan atas strategi operasi progresif yang saat ini sedang dikembangkan oleh Porsche dan digunakan sebagai elemen praktis untuk bersaing melawan kompetisi. Strategi ini terdiri dari inti dari sistem asistensi ACC InnoDrive masa depan. ACC InnoDrive membantu potensi pengehematan bahan bakar sebanyak sekitar sepuluh persen pada kondisi kehidupan nyata.
Setiap model Porsche dirakit dengan penuh presisi untuk iklim yang berbeda – beda, dimana beberapa model di antaranya bersifat ekstrim, di lebih dari 110 pasar di seluruh dunia dimana kendaraan Porsche ditawarkan di dalam pasar tersebut.
Sebagai contoh di Eropa, interval service 30 kilometer untuk model Panamera merupakan service terbaik di kelasnya dan dalam beberapa kasus, merupakan service yang jauh lebih superior dibandingkan dengan para pesaingnya.
Dalam jangka panjang, berinvestasi pada Porsche pada umumnya menjaga nilai atau mengembangkan nilai investasi. Dua dari tiga Porsche yang pernah dibangung masih ada, dan sebagian dari asalannya adalah karena kendaraan ini memiliki nilai yang semakin tinggi.
(syu/ddn)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
GM Belum Bisa Prediksi Dampak Kenaikan BBM
0 share this.Pasang Stiker Motif Karbon di Mobil? Murah Cuma Rp 250 Ribu
0 share this.Asyik, 5 Chevy Spin Dibagi Gratis
0 share this.Harga BBM Diumumkan Naik Jumat Malam
0 share this.Mau Ganti Warna Mobil Tanpa Harus Dicat?
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
-
Kamis, 20/06/2013 13:40
Kawasaki Luncurkan Moge Z800
-
Kamis, 20/06/2013 13:30
Foto Oto
Mobil-mobilan Seharga Rp 1,43 Miliar
-
Kamis, 20/06/2013 13:20
GM Belum Bisa Prediksi Dampak Kenaikan BBM
-
Kamis, 20/06/2013 13:01
Pasang Stiker Motif Karbon di Mobil? Murah Cuma Rp 250 Ribu
-
Kamis, 20/06/2013 12:55
Street Shot
Pelat Nomor California
-
Kamis, 20/06/2013 13:01 WIB
Pasang Stiker Motif Karbon di Mobil? Murah Cuma Rp 250 Ribu
-
Kamis, 20/06/2013 11:59 WIB
Mau Ganti Warna Mobil Tanpa Harus Dicat?
-
Kamis, 20/06/2013 11:05 WIB
Mobil-mobilan Ini Harganya Rp 1,43 Miliar!
-
Kamis, 20/06/2013 12:15 WIB
Harga BBM Diumumkan Naik Jumat Malam
-
Kamis, 20/06/2013 12:55 WIB
Street Shot
Pelat Nomor California
-
Kamis, 20/06/2013 12:39 WIB
Asyik, 5 Chevy Spin Dibagi Gratis
-
Kamis, 20/06/2013 10:19 WIB
Ada LCGC, City Car Bisa Habis!
-
99 Komentar
-
41 Komentar
-
35 Komentar
-
24 Komentar
-
21 Komentar
-
17 Komentar
-
16 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 16:31 WIBReview
Mazda MX-5 Pertahankan Misi
-
Rabu, 19/06/2013 16:31 WIB
Flying Super, Sedan Terdahsyat Bentley
-
Selasa, 19/06/2013 16:31 WIB
Mobil Kecil Nissan di Mata Desainer
Must Read close
-
Selasa, 18/06/2013 15:55 WIB
Kemana Pelat Nomor Motornya Pak Polisi?
-
Selasa, 18/06/2013 10:42 WIB
3 Tips dari Polisi Agar Tak Tertipu Beli Helm SNI Palsu
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_4.gif)

_4.gif)
