detikOto

Chrysler Jaga Pamor di Indonesia

Muhammad Ikhsan - detikOto
Kamis, 17/05/2012 11:15 WIB

Jeep Arctic
Jakarta -Merek Chrysler dan Jeep terkenal dengan mobil premium di pasar otomotif Indonesia. Seakan ingin menahan tahtanya, merek asal AS itu pun malas menghadirkan mobil kecil yang terjangkau untuk masyarkat Indonesia.

Di Indonesia, 70 persen penjualan mobil nasional disesaki oleh mobil Rp 200 juta ke bawa. Kendati demikian Chrysler enggan bermain di ceruk pasar tersebut demi pamor.

"Enggak lah, kita tetap pertahan mobil premium," kata Managing Director Chrysler Indonesia, Muhammad Al Abdullah di Jakarta.

Menurut, segmen kelas menengah ke bawah sangat rentan terhadap tingkat suku bunga. Sementara konsumen segmen premium lebih kebal terhadap fluktuasi suku bunga. Ia menambahkan konsumen kelas atas sangat boros kalau urusan belanja mobil.

"Sekarang mobil Rp 400 jutaan dianggap biasa dan tidak mahal," kicau Memed. "Kalau mobil menengah ke bawah begitu bunga naik langsung ada pengaruh. Coba kalau segmen premium, tidak," lanjutnya.

Pria berkacamata itu pun memproyeksikan meski Chrysler dan Fiat telah bergabung, namun tetap saja Chrysler tidak mungkin memproduksi mobil murah dengan kapasitas mesin kecil. Paling hanya menurun kapasitas mesin, itu pun mengandalkan Fiat.

"Chrysler akan kuatin segmen premium. Memang mulai memangkas kapasitas mesin, hingga ke 3.000 cc tapi hanya sebatas itu," tutupnya.

(ikh/ddn)

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        




Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Must Read close