- STNK sementara | Aksesoris | Inovasi | LCGC | Versus | Mobil tercepat | Mobil terlaris |
-
Senin, 20/05/2013 16:59 WIB Si Cantik Mio Didesain Wanita Indonesia dan Jepang
-
Senin, 20/05/2013 12:47 WIB CEO Suzuki: Motor Kami dalam Jalan Buntu
-
Senin, 20/05/2013 10:36 WIB Bus Listrik LIPI Mulai Layani Warga Yogya
-
Senin, 20/05/2013 09:54 WIB Aturan Mobil Murah Setelah BBM Dinaikkan?
-
Minggu, 19/05/2013 12:05 WIB Polisi: Kita Takkan Biarkan Ada Geng Motor di Jalan
-
Minggu, 19/05/2013 11:56 WIB Ketua IMI: Pengguna Harley di Indonesia Bukan Geng Motor
SBY Ajak Perguruan Tinggi Kembangkan Mobil Murah
Senin, 19/03/2012 18:39 WIB
Jakarta - Presiden SBY mendorong kalangan perguruan tinggi bermitra dengan pemerintah dan swasta ikut menggembangkan riset kendaraan tanpa BBM. Agar di dalam waktu dekat industri kendaraan hemat energi bisa terwujud di Indonesia.
"Saya mengajak perguran tinggi memproduksi sarana tranportasi, dalam hal ini mobil dan motor, yang efisien, ramah lingkungan bahkan tidak pakai BBM," ujar SBY.
Ajakan tersebut diungkapkannya dalam keterangan pers seusai pertemuan dengan rektor ITS, ITB, UGM dan UI. Pertemuan digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/3/2012).
Setidaknya ada tiga faktor yang membuat Presiden SBY yakin bila program low cost green car bisa terlaksana. Pertama adalah riset kendaraan hemat energi serta ramah lingkungan di perguruan tinggi yang sangat intensif.
Dua, ada peluang memproduksi kendaraan bertenaga listrik yang sangat efisien. Tiga, kesadaran bahwa ketergantungan terhadap BBM sebagai sumber energi pokok harus dihentikan agar negara tidak terus terancam krisis akibat harga minyak dunia meroket.
"Kecanduan bangsa terhadap BBM juga tidak bagus, membuat merusak lingkungan dan implikasi lainnya," jelas SBY.
Lebih lanjut dipaparkannya, bahwa kini yang diperlukan kerjasama melakukan percepatan. Selaku pembuat kebijakan, pemerintah membutuhkan dukungan riset dari perguruan tinggi dan pihak swasta untuk melakukan kegiatan produksi serta penyediaan komponen.
"Ini bukan cuma memproduksi mobil dan motor, tetapi mengubah gaya hidup baru jadi yang efisien. Pengembangan mobil dan motor listrik dan irit BBM, juga perlu penyediaan sarana infrastruktur demi keberlangsungan apa yang kita buat," tegas SBY.
Percepatan realisasi program low cost green car itu dua bulan lagi akan pemerintah tuangkan dalam sebuah rencana strategis. Kini terus dilakukan pematangan agar pelaksanaan produksi pertama kendaraan tersebut bisa terwujud dalam waktu dekat.
"Tadi disebutkan pada 2014 bisa diwujudkan. Tapi kita berharap kalau bisa tidak terlalu lama lagi," kata SBY mengenai target waktu realisasinya.
Turut hadir dalam pertemuan sore ini Menperin MS Hidayat, Mendikbud M Nuh, Menristek Baltasar Khambuaya dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Juga hadir Seskab Dipo Alam dan Mensesneg Sudi Silalahi.
Program low cost and green car sendiri adalah program yang sedang digodok pemerintah untuk menyediakan mobil murah bagi masyarakat. Untuk mengikuti program ini, mobil harus mampu mengkonsumsi bahan bakar sebesar 22 km/liter dengan harga jual tidak lebih dari Rp 90 juta. Tiap produsen yang mengikuti program ini akan mendapat beberapa insentif dari pemerintah yang bentuknya sedang dipersiapkan.
(syu/ddn)
"Saya mengajak perguran tinggi memproduksi sarana tranportasi, dalam hal ini mobil dan motor, yang efisien, ramah lingkungan bahkan tidak pakai BBM," ujar SBY.
Ajakan tersebut diungkapkannya dalam keterangan pers seusai pertemuan dengan rektor ITS, ITB, UGM dan UI. Pertemuan digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/3/2012).
Setidaknya ada tiga faktor yang membuat Presiden SBY yakin bila program low cost green car bisa terlaksana. Pertama adalah riset kendaraan hemat energi serta ramah lingkungan di perguruan tinggi yang sangat intensif.
Dua, ada peluang memproduksi kendaraan bertenaga listrik yang sangat efisien. Tiga, kesadaran bahwa ketergantungan terhadap BBM sebagai sumber energi pokok harus dihentikan agar negara tidak terus terancam krisis akibat harga minyak dunia meroket.
"Kecanduan bangsa terhadap BBM juga tidak bagus, membuat merusak lingkungan dan implikasi lainnya," jelas SBY.
Lebih lanjut dipaparkannya, bahwa kini yang diperlukan kerjasama melakukan percepatan. Selaku pembuat kebijakan, pemerintah membutuhkan dukungan riset dari perguruan tinggi dan pihak swasta untuk melakukan kegiatan produksi serta penyediaan komponen.
"Ini bukan cuma memproduksi mobil dan motor, tetapi mengubah gaya hidup baru jadi yang efisien. Pengembangan mobil dan motor listrik dan irit BBM, juga perlu penyediaan sarana infrastruktur demi keberlangsungan apa yang kita buat," tegas SBY.
Percepatan realisasi program low cost green car itu dua bulan lagi akan pemerintah tuangkan dalam sebuah rencana strategis. Kini terus dilakukan pematangan agar pelaksanaan produksi pertama kendaraan tersebut bisa terwujud dalam waktu dekat.
"Tadi disebutkan pada 2014 bisa diwujudkan. Tapi kita berharap kalau bisa tidak terlalu lama lagi," kata SBY mengenai target waktu realisasinya.
Turut hadir dalam pertemuan sore ini Menperin MS Hidayat, Mendikbud M Nuh, Menristek Baltasar Khambuaya dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Juga hadir Seskab Dipo Alam dan Mensesneg Sudi Silalahi.
Program low cost and green car sendiri adalah program yang sedang digodok pemerintah untuk menyediakan mobil murah bagi masyarakat. Untuk mengikuti program ini, mobil harus mampu mengkonsumsi bahan bakar sebesar 22 km/liter dengan harga jual tidak lebih dari Rp 90 juta. Tiap produsen yang mengikuti program ini akan mendapat beberapa insentif dari pemerintah yang bentuknya sedang dipersiapkan.
(syu/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Walikota Yogyakarta Sumringah Jajal Bus Listrik
0 share this.Wah Mobil Pun Kini Mandi Susu
0 share this.Si Cantik Mio Didesain Wanita Indonesia dan Jepang
0 share this.Beli Mobil Dinas, Pemerintah Dapat Diskon Sampai Rp 25 Juta
0 share this.Ini Kronologi BMW Vs Konsumen
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
-
Senin, 20/05/2013 18:22
Kapan Bus Listrik Diproduksi Massal?
-
Senin, 20/05/2013 18:00
Yamaha Mio, 10 Tahun, 7 Juta
-
Senin, 20/05/2013 17:25
Walikota Yogyakarta Sumringah Jajal Bus Listrik
-
Senin, 20/05/2013 17:18
Wah Mobil Pun Kini Mandi Susu
-
Senin, 20/05/2013 16:59
Si Cantik Mio Didesain Wanita Indonesia dan Jepang
-
Senin, 20/05/2013 16:59 WIB
Si Cantik Mio Didesain Wanita Indonesia dan Jepang
-
Senin, 20/05/2013 16:21 WIB
Ini Kronologi BMW Vs Konsumen
-
Senin, 20/05/2013 18:00 WIB
Yamaha Mio, 10 Tahun, 7 Juta
-
Senin, 20/05/2013 17:25 WIB
Walikota Yogyakarta Sumringah Jajal Bus Listrik
-
Senin, 20/05/2013 17:18 WIB
Wah Mobil Pun Kini Mandi Susu
-
Senin, 20/05/2013 16:38 WIB
Beli Mobil Dinas, Pemerintah Dapat Diskon Sampai Rp 25 Juta
-
Senin, 20/05/2013 15:04 WIB
Edisi Terbatas, Yamaha Fino Batik Dijual 6.000 Unit
-
51 Komentar
-
26 Komentar
-
15 Komentar
-
15 Komentar
-
15 Komentar
-
13 Komentar
-
12 Komentar
-
Senin, 20/05/2013 12:47 WIB
CEO Suzuki: Motor Kami dalam Jalan Buntu
-
Jumat, 20/05/2013 12:47 WIB
Kembali ke F1, Honda Ingin Cicipi Kejayaan Lagi
-
Kamis, 20/05/2013 12:47 WIB
Nissan Ingin Jadi Merek Jepang Nomor 1 di Eropa
Must Read close
-
Jumat, 17/05/2013 17:41 WIB
Motor Honda 90% Komponennya Lokal
-
Jumat, 17/05/2013 17:24 WIB
Kenapa Suzuki Ertiga GA Tak Pakai Double Blower dan Matik?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








