Geely LC Cross, Crossover Mungil China

Syubhan Akib - detikOto
Jumat, 28/10/2011 08:09 WIB
Halaman 1 dari 2

Jakarta -Bila biasanya, crossover adalah perpaduan antara sedan dan sebuah Sport Utility Vehicle (SUV), lain halnya dengan yang dilakukan Geely pada LC Cross. Sebab pada mobil ini Geely memadukan kelincahan sebuah city car dengan katangguhan sebuah SUV. Mau tahu kemampuannya? Mari kita kulik bersama.

Namun sebelum berbicara tentang performa, mari kita pandangi dulu sejenak tubuh mobil asal China ini.

Pada dasarnya, Geely LC Cross merupakan bentuk lain dari mobil imut Geely Panda. Tapi, jangan harap akan menemukan kesan imut di mobil ini. Seluruh garis dan aksen yang biasa mendukung tampang imut Geely Panda sudah tidak terlihat lagi. Sebagai gantinya, garis tegas melindungi mobil ini hingga akhirnya LC Cross pun bagai mobil mutan dari Panda.

Dan di lihat dari ukuran, Geely LC Cross yang memiliki dimensi 3.815x1.648x1.530 mm (PxLxT) ini tampak mungil untuk ukuran sebuah crossover. Namun, lagi-lagi, jangan pandang hal ini sebagai kelemahan, sebab dengan tubuh mungil namun kekar yang dimilikinya, Geely LC Cross malah bagai seekor tupai yang lincah bergerak kemana saja.

Di bagian muka, tampak grille 'sarang tawon' yang membuat tampang muka mobil ini jadi terlihat sporty, apalagi grille itu kemudian dipadukan dengan bumber depan gagah bagai sebuah SUV serta lampu halogen pada headlight dan roof rack di bagian atap.

'Kulit' tubuh mobil ini pun termasuk tebal. Geely mengatakan memakai pelat dengan ketebalan 0,9 mm untuk melapisi tubuh luar mobil ini untuk menambah rasa aman bagi penumpangnya. Bukan pelat tipis bagai 'kaleng krupuk' yang biasa ditemui di mobil-mobil berharga Rp 200 juta ke bawah di Indonesia.

Jadi, dengan perpaduan kemampuan sebuah SUV dan kelincahan sebuah city car, Geely LC Cross pun bagai hidup di dua alam. Bisa di kota, bisa pula diajak beroff-road ria.

Ketika memandang buritan mobil ini, tampak pula beberapa perubahan yang dilakukan Geely. Paling jelas adalah adanya penambahan ban serep di bagian belakang mobil yang dibiarkan 'telanjang' tanpa penutup.

Dengan aplikasi ini, tampang Geely LC Cross pun jadi garang dan urakan. Tapi, karena statusnya sebagai crossover yang bisa dipakai di kota dan di desa, aplikasi ban serep tanpa penutup ini terasa agak mengganggu dan mereduksi kesan stylish mobil ini. Terutama bila mobil ini sudah memasuki jalanan kota. Ada baiknya bila Geely memberi pelindung untuk bagian ini.

Tanpa menunggu lagi, detikOto pun masuk ke dalam kabin. Di dalamnya, nuansa sporty kembali tersembur. Meski terlihat mungil dari luar, di bagian dalam ternyata Geely mampu menyuguhkan kabin yang lapang bagi para penumpang dan pengemudi.

Di bagian tengah dashboard, dengan cerdik Geely menempatkan berbagai instrumen mulai dari konsol Air Conditioning (AC) hingga piranti hiburan seperti audio yang sudah bisa memutar Radio, CD dan MP3. Makin istimewa karena piranti-piranti ini dilingkari oleh bahan bermotif karbon.

Keamanan berkendara mobil ini juga makin mumpuni berkat aplikasi Dual Airbag untuk melindungi pengemudi dan penumpang bagian depan.

Dengan perpaduan kulit tebal dan dual airbag tersebut serta ditambah dengan aplikasi Anti-lock Braking System (ABS) hingga Electronic Brake Distribution (EBD) di sektor pengereman, maka tidak salah bila di negeri asalnya, China, mobil yang dibangun dengan prinsip GTSM alias Geely Total Safety Control System ini mampu mendapat rating bintang 5 dalam uji keselamatan C-NCAP.

Tidak perlu menanti lagi, kunci pun diputar, deru lembut mesin DOHC berkapasitas 1.342 cc yang digendongnya langsung memecah keheningan. Perjalanan kali ini bermula di kawasan Fatmawati menuju Lembang via tol Cipularang.

Pedal kopling diinjak dan posisi perseneling dipindahkan ke gigi 1 dan mobil pun tertarik ke depan. Lepas dari kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan mobil langsung diarahkan ke tol yang ada di TB Simatupang, petualangan pun dimulai.

Di jalan tol itu, transmisi manual 5-speed terbukti sangat mengasyikkan. Perpindahan gigi cenderung halus dan ringan.

Di jalur tol Cipularang yang menghubungkan Jakarta dan Bandung ini, Geely LC Cross terasa lincah menari. Aksi selap-selip dengan mudah dilakukan berkat tubuhnya yang compact.

Pada jalur ini, detikOto sempat mendorong mobil tersebut hingga kecepatan 140 km/jam meski sebenarnya menurut Geely mobil ini masih dapat dipacu hingga 165 km/jam.

Namun sayang, puncak tenaga mesin mobil ini harus dikail hingga rpm tinggi antara putaran 4.000-6.000 untuk mendapatkan kekuatan hingga 63 kW yang menjadi tenaga pamungkas mobil yang dijual dengan 4 pilihan warna yakni putih, merah, jingga dan biru.

Karena hal tersebut, pengemudi pun 'dipaksa untuk menyiksa' mobil ini untuk mendapatkan peak power yang diinginkan. Selain itu, ada jeda ketika perpindahan gigi dilakukan. Mungkin hal negatif ini bisa direduksi bila Geely mau mengganti gear ratio yang saat ini dipasang di LC Cross dengan yang lebih sesuai dengan kondisi jalan dan medan yang ada di Indonesia.

Lepas dari tol, mobil detikOto arahkan ke kota Bandung terlebih dahulu. Setelah makan siang, perjalanan kemudian di lanjutkan. Kali ini, liukan jalan menuju Lembang akan jadi santapan.

Dan lagi-lagi, DNA SUV dapat dirasakan di mobil ini. Seperti halnya ketika melaju di jalan tol, di jalan berliku pun Geely LC Cross mampu menari dengan lincah.Next

Halaman 1 2
(ddn/ddn)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        




Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Must Read close