detikOto

Mesin Kijang Super Kepanasan

Jasin Stefanus - detikOto
Jumat, 04/06/2010 09:38 WIB

dok Angga
Jakarta -Halo Mas Jasin, saya memiliki mobil Toyota Kijang Super tahun 1989. Saya baru saja melakukan turun mesin untuk ganti ring seher dan mengganti radiator untuk mengatasi asap knalpot yang mengebul dan temperatur yang tinggi.

Tapi sampai hari ini mobil saya baik menggunakan AC atau tidak temperaturnya selalu tinggi, kira kira kenapa ya?

Terima kasih
Angga Yuwanda
angga.yuwanda@gmail.com

Jawaban:

Halo juga,

Mengingat mesin tetap panas walau sudah turun mesin dan ganti radiator, pertama-tama coba periksa apakah switch temperatur masih berfungsi normal karena bisa saja terjadi bahwa temperatur sebenarnya tidak panas.

Selain switch temperatur dalam beberapa kasus bisa saja jarum indikatornya yang sudah tidak sehat.

Apabila memang benar temperatur mesin masih panas, sebaiknya diketahui dahulu bahwa hal tersebut disebabkan oleh:

  1. Mesin menghasilkan panas yang berlebihan
  2. Mesin sebenarnya normal namun sistem pendinginan mesin tidak berfungsi secara maksimal

Untuk itu coba lakukan langkah-langkah berikut:

  • Cari tahu apakah saat turun mesin cylinder head dipapas? Cylinder head yang dipapas akan membuat mesin menjadi lebih panas, boleh diketahui bahwa produk kami Tune Up Semisport(R) tidak melakukan papas cylinder head
  • Cek water pump
  • Cek thermostart
  • Apakah radiator diganti dengan yang original?
  • Cek switch fan
  • Cek juga visco fan dan fan ac
Selamat mencoba.

Salam,
Jasin Stefanus, Provis

Untuk alamat fb Provis bisa diklik disini
(Provis Auto Sport) (ddn/ddn)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        




Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com