Selasa, 03/11/2009 11:10 WIB

Rela Menunggu 1 Jam untuk Uji Emisi

Syubhan Akib - detikOto
Gambar
Jakarta - Padamnya listrik di kawasan jalan Kalibata Raya yang berpengaruh langsung terhadap pelaksanaan uji emisi simpatik yang digelar oleh Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD). Uji emisi pun harus tertunda.

Padahal, masyarakat sudah menyambut antusias adanya program uji emisi simpatik ini. Terlihat dari antrean yang semakin lama semakin panjang, sekitar 10 mobil lebih, karena ternyata mereka rela menunggu sampai listrik menyala kembali.

Salah satu pengendara mobil yang ikut dalam antrean tersebut, Tumpley, mengaku, rela mengantre dan menunggu listrik sampai menyala karena uji emisi yang dilaksanakan BPLHD ini gratis.

"Saya rela lah nunggu sampai satu jam, daripada harus ke bengkel kan harus bayar," ujarnya kepada detikOto, Selasa (3/11/2009)

Ia pun menambahkan, seharusnya, padamnya listrik di kawasan Kalibata Raya yang sedang diadakan uji emisi simpatik tidak perlu terjadi, bila aparat terkait saling berkordinasi, seperti BPLHD dan PLN.

"Ini sebenarnya bukti kalau aparat terkait tidak saling kordinasi, harusnya mereka bisa membuat kita semangat untuk menguji emisi, bukan seperti ini," protesnya.

Akibat padamnya listrik tersebut, masyarakat pemilik kendaraan harus menunggu sampai listrik kembali menyala. Selain itu, petugas terkait di lapangan pun jadi nganggur. ( bgj / ddn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui Forum Otomotif di Detik Forum
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Rafika di rafika@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.506).

Berita Lain

Indeks Berita