detikcom
Selasa, 20/10/2009 03:32 WIB

Geely Terhambat di Pelabuhan

Syubhan Akib - detikOto
img
Reuters

Jakarta - Lama tidak terdengat kabarnya, distribusi pabrikan mobil asal China, Geely, ternyata mengalami sedikit masalah dengan urusan bea dan cukai.

Komponen 240 unit mobil Geely yang akan dipasarkan di Indonesia yakni MK dan CK masih tertahan di pelabuhan Tanjung Priuk.

"Saya juga bingung, padahal semua surat-surat kita sudah lengkap tapi masih saja dipersulit," ungkap Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia (GMI) A Budi Pramono ketika dihubungi detikOto..

Padahal respons masyarakat terhadap produk ini bisa dibilang cukup baik. Bahkan di beberapa kota Geely sudah melakukan soft launching dan telah pula mendapatkan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) sampai puluhan unit.

Hal itu tentu saja bukanlah hal yang aneh. Sebab Geely menawarkan MK dan CK
dengan harga yang sangat menarik yakni hanya Rp 99.999.999 saja (off the
road).

Namun, meski ada sedikit masalah di Tanjung Priok, Budi berjanji pihaknya akan langsung merakit komponen-komponen itu sehingga di akhir bulan ini wujud mobil MK dan CK sudah dapat diperlihatkan.

"240 unit mobil yang kita bawa, kemungkinan selesai dirakit di akhir bulan ini dan untuk waktu grand launchingnya tetap sesuai pada jadwal kita di Jakarta akhir tahun nanti," janji Budi.

GMI sendiri mengimpor seluruh komponen MK dan CK secara terurai. Baru setelah
sampai di Indonesia komponen-komponen itu dirakit kembali.

Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini

( syu / ddn )
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com



Foto Lainnya

img
fb folback

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Berita Terpopuler

    Komentar Terpopuler

    Modifikasi

    Selengkapnya

    Berita Terbaru