Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Selasa 17 April 2018, 17:38 WIB

Daripada Pasang ABS, Orang RI Lebih Pentingkan Desain Motor?

Ruly Kurniawan - detikOto
Daripada Pasang ABS, Orang RI Lebih Pentingkan Desain Motor? Orang Indonesia lebih pilih motor dengan desain bagus daripada fitur ABS. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Akhir-akhir ini sepeda motor khususnya skuter matik atau skutik sudah tersematkan fitur anti-lock braking system atau ABS. Sebut saja Honda PCX atau Yamaha NMax dan sekelasnya. Hal itu karena fitur keselamatan juga sangat penting meski di sepeda motor tanpa gigi. Lantas, benarkah orang Indonesia benar-benar membutuhkan fitur tersebut?

Berbincang bersama wartawan, Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengungkapkan bahwa berdasarkan survey timnya ternyata fitur ABS di skutik menengah seperti Honda Vario, Honda BeAT, dan lainnya tidak terlalu dibutuhkan oleh pengguna motor. Mereka lebih mengedepankan desain motor yang lebih sporty serta modern.


"Sebelum menluncurkan produk, tentu kami melihat apa yang dibutuhkan konsumen. Jadi, kita lakukan survei. Nah, kalau Vario ini kan digunakan sehari-hari sehingga ubahan sekarang (tanpa ada ABS) sudah sangat cukup memenuhi kebutuhan mereka," katanya di Jakarta.

"Mungkin, kalau skutik besar membutuhkan yang lebih salah satunya fitur ABS. Nah kalau di segmen menengah seperti ini belum banyak (yang ingin-Red)," lanjut Thomas.


Oleh karena itu, sistem pengereman dengan cakram rem bergelombang berukuran 190 mm dan teknologi Combi Brake System (CBS) dinilai sudah sangat cukup. Yang penting, motor sudah lebih sporty, serta praktis. Dalam artian, makin canggih.

"Memang konsumen Indonesia inginnya seperti ini. Motor ada smart key-nya, speedometer full digital, kemudian desainnya sporty. Jadi kita buat seperti ini, lampu full LED, winger belakangnya terpisah jadi seperti motor sport, bannya lebih besar, disc brakenya juga kita pakai yang bergelombang sehingga ada nuansa sporty-nya. Intinya kita ingin menampilkan sisi sporty di Vario ini," kata Thomas.


Hanya naik empat sampai enam persen dari harga semula, Vario dijual mulai dari Rp 19 juta untuk varian 125 cc dan Rp 22,5 juta untuk 150 cc-nya. Semuanya bergaya sporty dan modern dengan speedometer yang digital dan mampu menampilkan berbagai informasi. Tapi, fitur ABS belum dimasukkan sebagai pelengkap keamanannya.

Otolovers sendiri, lebih pilih motor bergaya sporty atau ada ABS-nya? (ruk/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed