Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Kamis 02 Oktober 2014, 11:01 WIB

Honda, Tolong Bawa Moge VFR800F!

- detikOto
Honda, Tolong Bawa Moge VFR800F!
Jakarta - Motor gede aatau biasa disebut moge saat ini tengah menjadi topik perbincangan hangat di kalangan penggemar kendaraan roda dua di Tanah Air. Maklum, para pabrikan produsen motor jenis ini juga mulai aktif menggarap pasar Indonesia.

Mereka tak hanya dari Amerika Serikat dan Eropa saja, tetapi juga dari belahan bumi lain, terutama Jepang.

Jika sebelumnya, dari empat pabrikan asal Negeri Sakura yang beroperasi di Indonesia, baru Kawasaki yang meluncurkan moge, kini dua lainnya sudah ikut nyemplung di segmen itu. Yamaha dengan 4 jenis moge begitu pula Suzuki sama-sama 4 moge.

Bahkan, kabar terakhir menyebut, Honda Motors melalui agen pemegang mereknya, PT Astra Honda Motor, kini juga berancang-ancang untuk terjun ke kancah persaingan di segmen tersebut.

Hanya, manajemen Astra Honda belum bersedia memastikan tipe moge apa saja yang bakal diboyong ke Tanah Air.

"Masih belum bisa kami sebutkan. Kami saat ini sedang mempelajari pasar," tutur Deputy Corporate Communication Head Division Astra Honda Motor Ahmad Muhibbuddin kepad detikOto.

Kabar itu telah memantik minat para penggemar merek Honda. Mereka tak hanya ingin segera melihat moge Honda yang bakal mengaspal di Bumi Nusantara, tetapi juga berharap Moge idamannya yang diboyong Astra Honda Motor.

"Mohon diulas dong soal moge VFR800F supaya AHM ingin memasukannya ke Indonesia," harap Hadi, salah seorang pembaca setia detikOto melalui surat elektronik.

Kenapa Hadi tergila-gila dengan motor ini? Motor sport touring itu mengusung mesin 781 cc V4 DOHC yang diklaim mampu menyemburkan tenaga 120 hp dan torsi maksimum 85 Nm. Konfigurasi V4 disebut-sebut mirip dengan mesin yang diusung MotoGP.

Adapun teknologi V-TEC menjadikan konsumsi bahan bakar lebih irit. Sebab, dengan teknologi itu maka pada saat putaran rendah yang bekerja hanya 2 katup. Sementara, dalam putaran mesin tinggi baru 4 katup yang bekerja.

Keunggulan lain yang dimiliki motor ini adalah, bentuknya yang ergonomis. Tinggi sadel yang bisa diatur dari ketinggian 775 milimeter (mm) hingga 785 mm, menjadikan motor ini bisa dikendarai siapa saja. Termasuk mereka yang berpostur pendek.

Lampu motor ini telah menggunakan LED. Walhasil, selain hemat listrik juga memperkecil risiko reflektor dan kabel lampu meleleh karena kepanasan. Begitu pun dengan lampu sein yang secara otomatis non aktif setelah motor berbelok.

Untuk merawat motor ini juga cukup mudah. Hal itu dikarenakan standar tengah, yang kokoh dan stabil kala motor diparkir di lintasan miring. Walhasil, lebih mudah untuk melakukan pencucian atau penggantian minyak pelumas, atau pelumasan rantai, dan lain-lain.

Model terbaru atau model 2014 motor ini diluncurkan pada gelaran EICMA di Milan, Italia, November 2013. Varian ini menggunakan peranti suspensi single swing-arm untuk roda bagian depan. Sedangkan roda bagian belakang menggunakan pro link adjustable.

Rangka alumunium yang digunakannya diklaim lebih ringan ketimbang pendahulunya. Sehingga, dengan berbagai pengurangan pada bagian-bagian lain, varian baru itu bobotnya lebih ringan 10 kilogram ketimbang pendahulunya. Kira-kira Otolovers ingin moge seperti apa?



(arf/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed