Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Sabtu 13 Januari 2018, 14:30 WIB

Soal Aturan Perpres Mobil Listrik Rampung, Ini Tanggapan Daihatsu

M Luthfi Andika - detikOto
Soal Aturan Perpres Mobil Listrik Rampung, Ini Tanggapan Daihatsu Mobil listrik Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Kabarnya Peraturan Presiden (Perpres) mengenai mobil listrik sudah rampung dan siap diterapkan dalam undang-undang. Satu sisi jelas ini menjadi hal yang bagus bagi industri otomotif Indonesia. Akan tetapi berbagai pertanyaan muncul seperti bagaimana dengan infrastrukturnya ya?

Hal ini juga yang menjadi pertanyaan Daihatsu saat menyambut keputusan mobil listrik melalui Peraturan Presiden (Perpres) tersebut.

"Kan sebagai Presiden haknya dia mau tanda tangani (mengeluarkan peraturan mobil listrik, hanya sekarang untuk realisasinya banyak sekali kan yang harus disiapkan," ujar Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, di Padang Sumatera Barat.

Menurut Amel langkah untuk bisa melahirkan aturan mobil listrik di Indonesia merupakan hal yang bagus, namun selain persiapan yang benar-benar harus matang, hybrid dinilai menjadi kendaraan efisien yang realistis untuk bisa diwujudkan.

"Secara infrastruktur kalau dilihat itu yang paling mungkin hybrid dulu. Habis hybrid, baru plug in hybrid, baru mobil listrik. Karena mobil listrik itu butuh persiapan untuk infrastrukturnya. Kami tidak bisa berkata tidak (dengan peraturan mobil listrik, karena itu kan kebijakan pemerintah sebagai pemain kita harus ikut apapun keputusan pemerintah," katanya.

"Sebenarnya teknologi itu bisa diikutin. kalau pemerintah mau jual mobil listrik infrastrukturnya mau disiapin kapan (dipersiapkan terlebih dahulu-Red). Jadi pemerintah punya planning seperti apa kita akan ikutin. Kalau di dunia kan misal di Dubai, nah dia kan udah bilang mau bikin charging dibeberapa tempat dia sudah punya planning gitu kan kota mana tempat mana. Kalau pemerintah kita punya, ya kita tinggal ikutin di kota mana, dia mau bikin mobil listrik, mau dijual di mana (semuanya harus jelas terlebih dahulu-Red)," tambahnya. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed