Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Minggu 24 September 2017, 18:08 WIB

Indonesia Minim Kecelakaan, Premi Asuransi Bisa Lebih Murah

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Indonesia Minim Kecelakaan, Premi Asuransi Bisa Lebih Murah Foto: dok detikOto
Jakarta - Asuransi seakan menjadi kebutuhan bagi pemilik kendaraan. Tapi, mengasuransikan kendaraan harus ada premi yang dibayarkan.

Menurut Marketing & Communication & PR Manager Garda Oto, Laurentius Iwan Pranoto, tinggi-rendahnya premi yang harus dibayarkan berbeda-beda. Itu ditetapkan berdasarkan jenis kendaraan, penggunaan komersial atau pribadi, tahun pembuatan kendaraan dan wilayah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membagi tiga kategori wilayah dalam menetapkan rate premi asuransi kendaraan. Wilayah 1 untuk Sumatera dan kepulauan di sekitarnya, wilayah 2 untuk DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, serta wilayah 3 selain wilayah 1 dan 2. Menurut Iwan, premi asuransi kendaraan di wilayah 1 lebih mahal ketimbang wilayah lainnya.

"Wilayah itu paling banyak kejadian di mana klaim rasio asuransi tinggi. Semakin banyak klaim rate-nya, semakin tinggi," kata Iwan.

Sebaliknya, jika suatu wilayah rasio klaim asuransinya lebih rendah, rate preminya juga semakin rendah.

"Jadi kalau Indonesia aman, tertib berlalu lintas kan minim kecelakaan maka rate akan turun. Selama kejadian masih tinggi, rate nggak akan bisa turun," ujarnya. (rgr/dry)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed